Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Thursday, 21 September 2017

WEEK 2: Riset Naratif dalam Penelitian Kualitatif & Desain Riset

Khoirudin Joyo

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang salah satu dari lima pendekatan kualitatif dalam penelitian menurut John W. Cresswell yaitu Riset Naratif.

Pengertian 
Riset naratif memiliki banyak bentuk, menggunakan beragam praktis analitis, dan berakar pada beragam disiplin sosial dan humaniora (Daiute&Lightfoot, 2004). Riset ini dimulai dengan memfokuskan pada pengkajian terhadap satu atau dua individu, pengumpulan data melalui cerita mereka, pelaporan pengalaman individual, dan penyusunan kronologis atas makna dari pengalaman tersebut atau menggunakan tahapan perjalanan hidup (life course stages).

My story WEEK 2: Riset Naratif dalam Penelitian Kualitatif & Desain Riset
My story (matthewmooremusic.co.uk)

Ciri Utama Riset Naratif

  1. Para peneliti mengumpulkan cerita dari individu, dokumen, dan percakapan kelompok tentang pengalaman individual yang dituturkan; 
  2. Cerita naratif menuturkan pengalaman indiviudal; 
  3. Cerita naratif dikumpulkan dalam berbagai bentuk data; 
  4. Cerita naratif dianalisis dalam beragam cara; 
  5. Cerita naratif mengandung titik balik; 
  6. Cerita naratif berlangsung di tempat atau situasi yang spesifik.


Tipe Narasi

  1. Studi biografis adalah peneliti yang menulis dan merekam pengalaman dari kehidupan orang lain; 
  2. Autoetnografi ditulis dan direkam oleh individu yang menjadi subjek penelitian; 
  3. Sejarah kehidupan menggambarkan kehidupan seseorang secara utuh; 
  4. Sejarah tutur atau sejarah lesan yaitu pengumpulan refleksi pribadi tentang peristiwa dan sebab/efeknya terhadap satu atau beberapa individu.  


Prosedur Pelaksanaan Riset Naratif

  1. Menentukan apakah problem atau pertanyaan risetnya sudah cocok; 
  2. Memilih satu atau lebih individu yang memiliki cerita atau pengalaman hidup yang ingin diceritakan dan menghabiskan banyak waktu dengan mereka untuk mengumpulkan informasi; 
  3. Mempertimbangkan bagaimana pengumpulan data dan perekamannya dapat dilakukan dalam beragam cara;
  4. Mengumpulkan informasi tentang konteks dari cerita; 
  5. Menganalisis cerita dari para partisipan; 
  6. Berkolaborasi dengan para partisipan dengan secara aktif melibatkan mereka dalam riset tersebut.

Tantangan
Peneliti harus mengumpulkan banyak informasi dan memiliki pemahaman yang baik tentang konteks kehidupan partisipan. Dibutuhkan kejelian dan kecermatan untuk mengidentifikasi materi yang menangkap pengalaman dari partisipan.

Referensi: Creswell, John.W. 2013. Qualitative Inquiry &Research Design: Choosing Among Five Approaches. Third Edition. SAGE Publication: California. Terjemahan Ahmad Lintang Lazuardi. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset : Memilih di antara Lima Pendekatan. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

0 comments:

Post a Comment