Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Thursday, 21 September 2017

WEEK 1: Lima Jenis Penelitian Kualitatif (JOHN W CRESWELL)

Khoirudin Joyo

Perkuliahan telah mencapai pada semester 7 (tujuh). Pada semester ini terdapat beberapa mata kuliah pilihan, salah satunya yaitu Penelitian Kualitatif. Penelitian kualitatif terfokus pada proses peristiwa yang terjadi.  Pendekatan ini dimulai dari asumsi dan studi tentang permasalahan riset yang meneliti bagaimana individu atau kelompok memaknai sosial kemanusiaan. Dalam buku Penelitian Kualitatif & Desain Riset (edisi ke-3), John W. Cresswell menyajikan lima penelitian kualitatif yang diurakian secara komparatif untuk memberikan landasan teoretis dan aplikatif bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian kualitatif. 

Lima Jenis Penelitian Kualitatif (JOHN W CRESWELL)
google.com
Lima jenis penelitian kualitatif tersebut yaitu penelitian naratif (narrative research), penelitian fenomenologi (phenomenological research), penelitian grounded theory, penelitian etnografi (ethnographic research), dan penelitian studi kasus (case study research).

Cover Buku Penelitian Kualitatif & Desain Riset (edisi ke-3), John W. Cresswell
Cover Buku Penelitian Kualitatif & Desain Riset (edisi ke-3), John W. Cresswell 
1. Studi Naratif
Studi ini mempunyai fokus pada narasi, cerita, atau deskripsi tentang serangkaian peristiwa terkait dengan pengalaman manusia. Seperti biografi (narasi tentang pengalaman orang lain), autobiografi (pengalaman pribadi peneliti), sejarah kehidupan (rekam sejarah utuh tentang kehidupan seseorang), atau sejarah tutur (sejarah kehidupan yang diperoleh dari hasil ingatan peneliti). Prosedur yang digunakan yaitu restorying (penceritaan kembali cerita pengalaman individu, atau peogresif-regresif (peneliti memulai oeristiwa penting dalam kehidupan partisipan). Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Analisa data berpijak pada kronologi peristiwa yang menekankan pada titik balik kehidupan partisipan.

2. Studi Fenomenologi
Studi yang mencari esensi makna dari suatu fenomena yang dialami oleh beberapa individu. Prosedur yang digunakan yaitu epoche (pengurungan), suatu proses di mana penbeliti harus mengesampingkan seluruh pengalaman dari para partisipan. Analisis berpijak pada horizonalisasi, di mana peneliti berusaha memeriksa data dengan menyoroti pernyataan penting dari partisipan untuk menyediakan pemahanan dasar tentang fenomena tersebut.

3. Studi Grounded Theory
Peneliti berusaha melakukan amalisis abstrak terhadap suatu fenomena, dengan harapan bahwa analisis ini dapat menciptakan teori tertentu yang dapat menjelaskan fenomena tersebut secara spesifik. Prosedur yang digunakan sistematis atau prosedur konstruktivis.

4. Studi Etnografis
Studi yang meneliti suatu kelompok kebudayaan tertentu berdasarkan terutama pada pengamatan dan kehadiran peneliti di lapangan dalam waktu yang lama. Dua tipe etnografi yaitu etnografi realis dan etnografi kritis. Prosedur yang digunakan yaitu pendekatan holistik.

5. Studi Kasus
Studi yang menelaah sebuah kasus tertentu dalam konteks atau setting kehidupan nyata kontemporer. Peneliti studi kasus bisa memilih tipe penelitan berdasarkan tujuan, yakni studi kasus instrumental tungal (yang berfokus pada satu isu atau persoalan tertentu), stude kasus kolektif, studi kasus instrinsik. Prosedur yang digunakan melibatkan sampling purposeful, dilanjutkan analisis holistik.

Referensi: Penelitian Kualitatif & Desain Riset (edisi ke-3), John W. Cresswell

0 comments:

Post a Comment