Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Saturday, 10 June 2017

Belajar Tentang Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Learning Trajectory yang Diterapkan Prof. Dr. Marsigit, MA dalam Pendidikan Matematika

Belajar Tentang Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Learning Trajectory yang Diterapkan Prof. Dr. Marsigit, MA dalam Pendidikan Matematika
By
KHOIRUDIN
14301244002
International Mathematics Education
The Faculty of Mathematics and Science
Yogyakarta State University




Path of Math (mcpssthewire.com)
Path of Math (mcpssthewire.com)

Pembelajaran matematika di  sekolah menjadi sesuatu yang wajib dipersiapkan oleh guru. Persiapan guru sebelum melakukan pembelajaran di dalam kelas yaitu dengan membuat Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP) yang baik. Rencana Pelaksaan Pembelajaran harus disesuikan dengan komponen pembelajaran inovatif. Menurut Prof. Dr. Marsigit, MA dalam artikel yang berjudul “Komponen Pembelajaran Inovatif”, Komponen Pembelajaran Inovatif adalah: 
1. RPP mempersiapkan pembelajaran inovatif
2. LKS mempersiapkan /memfasilitasi kegiatan belajar Kelompok dan Individu
3. Appersepsi (persiapan siswa, bukan guru oriented, tidak cukup hanya guru berceramah/memberitahu/mengingatkan, dst; tetapi memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan (kecil) langsung.
4. Diskusi Kelompok (baik bentuk maupun substansinya)
5. Variasi Metode
6. Variasi Media
7. Variasi Interaksi
8. Skema Pencapaian Kompetensi Siswa/Outcome (Skema Kognisi/Rantai Kognitif: Uraian Materi)
9. Refleksi Siswa (hasil kegiatan diskusi kelompok)
10. Kesimpulan Oleh Siswa

Pembelajaran inovatif merupakan hal penting dalam penerapan kurikulum 2013 saat ini. Pembelajaran inovatif akan berjalan dengan baik jika mempertimbangkan learning trajectory. 
Menurut Simon (1995:135) tentang hypothetical learning trajectory: “Hypothetical learning trajectory provides the teacher with a rationale for choosing a particular instructional design; thus, I make my design decisions based on my best guess of how learning might proceed. This can be seen in the thinking and planning that preceded my instructional interventions in each of the teaching situations described as well as the spontaneous decisions that I made in response to students' thinking.”\
     
Learning trajectory sendiri adalah tentang bagaimana proses belajar mengajar yang sesungguhnya. Membangun learning trajectory sangat dibutuhkan oleh guru atau calon guru, karena dengan learning trajectory, guru akan sangat terbantu dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, dan akan melaksanakan proses belajar mengajar yang tepat karena sudah mengetahui teori belajar yang tepat. Bahwa siswa merupakan subyek pembelajaran yang mempunyai hak belajar dengan baik. Guru harus memahami kedudukan siswa secara filsafat dan benar-benar paham tentang karakteristik peserta didiknya. (Sulistiya Ingwarni, 2015)

Berdasarkan pernyataan Simon dan Sulistya Ingwarni, learning trajectory dapat membantu guru dalam membuat rencana pembelajaran dengan mengetahui perkiraan bagaimana proses belajar yang baik untuk diterapkan di dalam kelas. Pelaksaan kegiatan belajar mengajar ini didasari dari berbagai teori belajar yang telah ada. Dengan adanya referensi teori belajar, guru diharapkan bisa melakukan hipotesis bagaimana siswa berpikir dan memahami materi pelajaran dengan mempertimbangkan kedudukan siswa dan benar-benar memahami tentang karakteristik peserta didiknya. 

Saya mencoba mempelajari Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Learning Trajectory yang Diterapkan Prof. Dr. Marsigit, MA dalam Pendidikan Matematika melalui karya-karya Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2015. Berikut beberapa langkah yang ada dalam format karya mereka.
Learning Trajectory: Apa, Mengapa dan Bagaimana
1. Referensi Normatif yang Berkaitan dengan Learning Trajectory
2. Learning Trajectory dalam Kurikulum 2013
Pegembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis learning Trajectory di Sekolah Dasar Kelas IV
1. Silabus
2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
3. Lembar Kerja Siswa
4. Hand Out/Konten/Isi
Rencana Praktek Learning Trajectory dan Teaching Trajectory di sekolah

Menurut Sumandita (2015)Misalnya ketika guru mengajar kelas 4 maka perlu memperhatikan bagaimana keterkaitan materi pada kelas 3 dan kelas 5. Dengan begitu Learning Trajectorynya akan terlihat. Guru tidak harus teks book dalam mengajar namun memperhatikan referensi-referensi yang ada seperti buku, makalah ilmiah, penelitian, dan jurnal.  Selain menggunakan referensi-referensi tersebut, guru juga dapat menggunakan pendapat dan teori dari para ahli belajar, ahli teori, dan ahli-ahli yang lain untuk menunjang pemahaman dan kemampuan guru dalam membelajarkan murid-muridnya.Yang dimaksud teori dari para ahli belajar adalah referensi Normatif yang Berkaitan dengan Learning Trajectory.

Teori-terori ini berkaitan dengan Behaviorism Theory: Ivan Pavlov: Classical Conditioning, Edward Lee Thorndike, J.B Watson: Behavioral Psychology, B.F. Skinner: Operant conditioning, Edwien Guthrie, dan Clark Hull. Kemudian ada Social Cognitive Theory, Cognitive Information Processing, Meaningfull Learning Theory, Developmental Approach. 

Learning trajectory di dalam kurikulum 2013, kita dapat mengetahuinya melaui Silabus yang ada. Kita mendasari Pengembangan learning trajectory kita dengan informasi-informasi yang telah ada dalam kurikulum 2013. Berikut contoh learning trajectory di dalam kurikulum 2013 matematika SD Kelas 3.

Contoh Pengembangan Silabus  Berbasis Learning Trajectory Di SD Kelas II Gambar 1 (Sulistiya Ingwarni, 2015)


Gambar 1
(Sulistiya Ingwarni, 2015)

Contoh Pengembangan Silabus  Berbasis Learning Trajectory Di SD Kelas II
Contoh Pengembangan Silabus  Berbasis Learning Trajectory Di SD Kelas II Gambar 2 (Sulistiya Ingwarni, 2015)

Gambar 2
(Sulistiya Ingwarni, 2015)

Dengan referensi berbabagi teori normatif tentang learning trajectory dan referensi tentang learning trajectory di dalam kurikulum 2013, kita dapat Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Berbasis Learning Trajectory dalam Pendidikan Matematika. Pengembangan ini sangat penting karena dapat membantu guru menerapkan metode paling efektif di dalam kelas sehingga siswa mampu aktif dan mencapai hasil maksimal dalam pembelajaran matematika yang sesuai dengan konsep kurikulum 2013. 


Referensi:
Ingwarni, S..2015. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Di Sd Berbasis Learning Trajectory Pbm Dan Refleksinya. Tugas Akhir Semester Mata Kuliah Pengembangan Learning Trajectory Pendidikan Dasar

Marsigit. 2015. All about Learning Trajectory of Mathematics Teaching. https://powermathematics. blogspot.co.id/2015/07/all-about-learning-trajectory-of.html. Diakses pada 9 Juni 2017 pukul 21.35 WIB. 

Marsigit.  2015. Komponen Pembelajaran Inovatif. https://powermathematics.blogspot.co.id/2014/10 /komponen-pembelajaran-inovatif.html. Diakses pada 9 Juni 2017 pukul 21.35 WIB. 

Sumandita.2015. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Di Sd Berbasis Learning Trajectory PBM Dan Refleksinya. Tugas Akhir Semester Mata Kuliah Pengembangan Learning Trajectory Pendidikan Dasar

0 comments:

Post a Comment