Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Friday, 3 April 2015

Bahaya Mie Instan Bagi Kaum Perempuan

Khoirudin Joyo

Konsumsi mie instan yang dimasak dengan menambahkan air mendidih dari microwave dapat meningkatkan risiko yang disebut sindrom kardiometabolik. Hal ini dikemukakan berdasarkan sebuah studi baru yang dilakukan oleh The Journal of Nutrition. Sindrom ini dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, atau stroke.

Masyarakat di kawasan Asia merupakan konsumsi mi terbanyak. Seorang peneliti dari Baylor University melihat informasi diet dari National Korea Kesehatan dan Survei Pemeriksaan Gizi IV dari tahun 2007 sampai 2009. Mereka mengidentifikasi dua pola makan utama, yaitu yang pertama pola diet tradisional yang terdiri dari beras, ikan, sayuran, buah, dan kentang.
Bahaya Mie Instan Bagi Kaum Perempuan
Bahaya Mie Instan Bagi Kaum Perempuan (img: ummi-online.com)

Pola yang kedua yaitu daging dan makanan cepat saji yang terdiri dari daging, soda, makanan gorengan, dan makanan cepat saji seperti mie instan dan ramen. Tidak mengherankan, produk makanan ini dapat dihubungkan dengan tingkat obesitas yang lebih tinggi dan tingkat kolesterol jahat.

Pola diet yang pertama lebih sehat karena dapat menjaga tekanan darah tetap stabil dan risiko yang lebih rendah dari obesitas, Namun, ketika peneliti memeriksa angka-angka dari orang yang mengkonsumsi mi instan, mereka menemukan bahwa mengkonsumsi mi setidaknya dua kali dalam seminggu menyebabkan resiko 68 persen lebih tinggi untuk terkena sindrom metabolik di kalangan perempuan, bahkan setelah dikombinasikan dengan faktor-faktor yang lain seperti asupan natrium, estrogen, dan lingkar pinggang. 

Mengkonsumsi mie seminggu sekali memiliki resiko 26 persen terkena sindrom metabolik. Hal itu menunjukkan, mi membuat wanita rentan terkena jantung. Namun resiko ini tidak terdapat pada laki-laki.
Peningkatan risiko hasil dari kalori tinggi, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan kandungan natrium biasanya ditemukan dalam mie instan. 

Perempuan khususnya lebih rentan terhadap efek kesehatan negatif karena hormon yang mempengaruhi perempuan secara tidak proporsional dan perbedaan metabolik. Misalnya, Bisphenol A (BPA), ditemukan dalam wadah styrofoam sering digunakan untuk paket mie instan. Bagi para wanita dianjurkan jangan terlau sering mengkonsumi mie karena mie bisa menyababkan wanita menjadi rentan terkena penyakit jantung. (nationalgeographic.co.id)

1 comments:

  1. Makan cepat sajin termasuk mi instan memang tidak bagus untuk kesehatan, apalagi jika sering dikonsumsi. Makanan ini rendah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan miskin serat.

    ReplyDelete