Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Tuesday, 14 July 2015

Bahaya Jika Duduk Terlalu Lama Bagi Kesehatan

Khoirudin Joyo

Sebagian besar pekerja kantoran lebih banyak menghabiskan waktunya dengan duduk di balik meja kerja. Akibatnya, orang tersebut menjadi kurang gerak dan berisiko terserang berbagai penyakit. Para ilmuwan di Medical College of Wisconsin di Amerika Serikat telah melakukan penelitian bahwa terlalu lama duduk dapat memengaruhi kesehatan jantung. Penelitian mengungkapkan bahwa dalam setiap jam duduk dapat meningkatkan kadar deposito atau plak di arteri sebesar 14 persen dan hal ini dapat menimbulkan tersembatnya arteri.

American College of Cardiology di San Diego, California menyatakan bahwa terlalu lama duduk telah menjadi gaya hidup seseorang yang tinggal di perkotaan dan terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung. Orang-orang dewasa,  bisa menghabiskan waktu untuk duduk hingga 12 jam per hari di kantor dan juga di depan televisi.

Bahaya Jika Duduk Terlalu Lama Bagi Kesehatan
Duduk Lama (img: biutifa.com)

Bahkan, menurut penelitian ini pergi ke berolahraga setelah berjam-jam duduk pun tak akan banyak memengaruhi kesehatan. Peneliti mengamati 2.031 orang dengan usia rata-rata 50 tahun. Menurut peneliti, mereka yang terlu lama duduk dalam jangka panjang lebih berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Dokter Jacquelyn menyarankan agar para pekerja kantoran menggunakan waktu untuk berdiri maupun berjalan-jalan setiap jam. "Mengurangi jumlah waktu duduk, meskipun hanya satu jam setiap hari bisa memberikan dampak yang cukup signifikan dan positif terhadap kesehatan jantung Anda di masa depan,” ujar Kulinski.

“Bergeraklah sebanyak mungkin dalam kehidupan sehari-hari, misalnya berjalan-jalan saat jam makan siang, saat berbicara di telepon, atau memilih naik tangga daripada lift,” kata peneliti. Gunakanlah pedometer, alat untuk melacak berapa banyak langkah Anda dalam satu hari. Berolahraga selama 30 menit setiap hari juga dinilai penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh. Hindari pula menonton televisi pada malam hari ketika Anda sampai di rumah.  (Daily Mail, via nationalgeographic.co.id)

0 comments:

Post a Comment