Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Saturday, 14 February 2015

Reaksi Orang: Gelandangan Vs Orang Kaya

Khoirudin Joyo

Semua mungkin terlalu cepat untuk menilai buku dari sampulnya. Dari pakaian yang kita pilih di pagi hari untuk diperlihatkan kepada orang-orang yang bertemu dengan kita setiap hari. Begitu banyak keputusan yang kita buat setiap hari, secara tidak sadar didasarkan pada bagaimana kita ingin masyarakat melihat kita. 

Secara baiknya kita harusnya bisa memandang seseorang tidak hanya dari penampilannya. Secara baiknya juga, memperlakukan semua orang itu sama dan tidak membeda-bedakan antara kaum bawah mau pun kaum atas. Secara teori adalah hal tersebut tadi, tetapi pada kenyataannya di dunia ini masih jauh dari hal tersebut. 
Homeless' Man Versus Businessman Experiment (elitedaily.com)
Terdapat sebuah video berjudul "The importance of appearances experiment" (Percobaan tentang Pentingnya Penampilan), oleh pengguna YouTube norniTube. Kata siapa manusia tidak menilai seseorang dari penampilannya? Hasilnya sangat mengejutkan dan membuat Anda berpikir ulang bagaimana Anda melihat orang lain nantinya. Anda akan sedih dan miris melihat Video Social Experiment ini. Anda bisa membuat perubahan di sekitar anda.

Video mengklaim "tunawisma" pria tergeletak di jalan selama lebih dari lima menit tanpa ada yang menawarkan bantuan. Beberapa orang yang lewat berhenti untuk melihat kedua, tapi masih melakukan apa-apa.

Di sisi lain, pria yang mengenakan jas bahkan tidak perlu berteriak minta tolong sebelum beberapa orang bergegas ke sisinya.

The importance of appearances experiment (Video)


Sementara "eksperimen" ini tidak dapat 100% divalidasi, ini hanya sebagian kecil, sebenarnya sisi sifat manusia masih banyak positif negatifnya, tinggal kita sendiri yang bisa mengambil langkah bijaksana dalam setiap keputusan.

Video ini juga menyoroti insiden dari 2008, ketika seorang wanita runtuh di ruang tunggu rumah sakit New York City, dan staf mengabaikannya selama 45 menit.

Pada satu titik dalam video, keterangan hanya bertanya: "Bagaimana jika itu kau?" Sebuah pikiran dingin mengingat salah satu dari kami mungkin pada suatu hari berada di situasi dari keputusan cepat tersebut.
ref/mashable.com, jooliti.com, youtube.com

0 comments:

Post a Comment