Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Monday, 3 November 2014

Penyakit Ebola (EVD) yang Melanda Wilayah Afrika


Ebola ( Ebola virus disease) atau yang disingkat EVD merupakan sebuah penyakit yang sangat berbahaya. Ebola, sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Ebola. Virus ini awalnya dari hewan kemudian tertular ke manusia dan menyebar ke manusia yang lain. Rata-rata EVD Kasus kematian sekitar 50%. Wabah Ebola pertama kali terjadi di desa-desa terpencil di Afrika Tengah, namun wabah terbaru di barat Afrika telah melibatkan daerah perkotaan serta pedesaan utama. 

Virus  Ebola (EVD) pertama kali muncul pada tahun 1976 di dua wabah simultan, satu di Nzara, Sudan, dan yang lainnya di Yambuku, Republik Demokratik Kongo. Yang terakhir terjadi di sebuah desa di dekat Sungai Ebola, yang penyakit ini mengambil namanya. 

Yang paling parah terkena dampak adalah negara-negara seperti Guinea, Sierra Leone dan Liberia yang memiliki sistem kesehatan sangat lemah, kurang sumber daya manusia dan infrastruktur, setelah baru saja melewati periode  konflik dan ketidakstabilan yang panjang. Pada tanggal 8 Agustus 2014, Direktur Jenderal WHO menyatakan wabah Ebola ini sebagai   Darurat Kesehatan Masyarakat Peduli Internasional       (PHEIC).


source: telegraph

Penularan Virus Ebola
Ebola menular ke manusia melalui kontak dekat dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lainnya dari hewan yang terinfeksi seperti simpanse, gorila, kelelawar buah, monyet, antelop hutan dan landak ditemukan sakit atau mati di hutan hujan. 

Ebola kemudian menyebar melalui manusia ke manusia penularan melalui kontak langsung (melalui kulit rusak atau selaput lendir) dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi, dan dengan permukaan dan bahan (misalnya tempat tidur, pakaian) terkontaminasi ini cairan. 

Petugas kesehatan telah sering terinfeksi virus yang saat menyerang pasien yang diduga mengalami penyakit EVD. Hal ini terjadi melalui kontak dekat dengan pasien ketika pencegahan dan pengendalian infeksi yang tidak ditangani dengan prosedural yang aman. 

Upacara pemakaman di mana pelayat memiliki kontak langsung dengan tubuh orang yang meninggal juga dapat berperan dalam penularan virus Ebola. 

Gejala yang dirasakan Penderita
Masa inkubasi virus ini adalah 2 sampai 21 hari. Gejala pertama adalah tiba-tiba mengalami kelelahan demam, nyeri otot, sakit kepala dan sakit tenggorokan. Lalu diikuti dengan muntah, diare, ruam, gejala gangguan fungsi ginjal dan hati, dan dalam beberapa kasus, baik internal maupun eksternal pendarahan (misalnya mengalir dari gusi, darah dalam tinja). 

refferensi: WHO 2014

0 comments:

Post a Comment