Gudang Info yang berisi Berita, Cerita, Hiburan, dan Ilmu Pengetahuan

Sunday, 7 October 2012

Pengamatan Batuan dan Gua Karst Gunung Kidul

Victorious Karim



A.     Fisika


1.       Judul                                  : Pengamatan Batuan dan Gua
2.       Mata Pelajaran                   : Fisika
3.       Kelas/Semester                   : X/2
4.       Waktu                                 : 2X45 menit
5.       Petunjuk Belajar                   :
a.       Lakukan pengamatan di Museum Karst Indonesia, yang letaknya di desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri, 45 km di selatan kota Wonogiri. Museum ini menggambarkan khasanah karst dengan keunikan goa-goa di Pracimantoro.
b.      Setelah melakukan pengamatan dan pencatatan data, kemudian amatilah lingkungan sekitar museum karst, ambil foto-fotonya untuk melengkapi bukti pembuatan laporan.
6.       Kompetensi yang akan di capai : Siswa mampu menjelaskan keadaan dan gua karst di museum Wonogiri.
Tugas :
1.       Kawasan karst di Pracimantoro diilai terbaik oleh para ahli sejarah dan geologi karena telah memenuhi kriteria keberagaman gua-gua, struktur lapisan tanah,dan panorama alam yang khas. Kawasan yang ada di tempat lain, hal-hal apakah yang menyebabkan lebih baik jelaskan!
Kawasan karst di Pracimantoro dinilai terbaik oleh para ahli sejarah dan geologi karena telah memenuhi kriteria keberagaman gua-gua, struktur lapisan tanah, dan panorama alam yang khas. Kawasan karst di wilayah ini dinilai lebih baik daripada kawasan karst yang ada di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Gunung Kidul. Kawasan karst di Wonogiri selatan terdapat di Kecamatan Pracimantoro, Eromoko, Paranggupito, Giritontro, dan Giriwoyo. Kawasan ini berciri khas banyak memiliki gua-gua berstalaktit dan stalakmit dengan nilai alami yang menarik. Di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro - yang menjadi pusat penelitian kawasan karst - terdapat puluhan gua yang unik dan menakjubkan. Di sana terdapat Gua Tembus, Gua Mrica, Gua Sodong, Gua Potro, Gua Sapen, dan Gua Gilap. Berdasarkan penelitian para ahli sejarah dan geologi, kawasan gua-gua di Pracimantoro Wonogiri layak dijadikan sebagai Museum Kawasan Karst Dunia.
Keberadaan gua-gua itu menyimpan kisah perjalanan kehidupan manusia sejak zaman prasejarah hingga zaman kerajaan. Selanjutnya cerita itu berkembang di masyarakat dan menjadi sumber sejarah. Cerita rakyat ini sangat menarik untuk selalu digali sebagai bahan pendidikan dan penanaman nilai-nilai positif bagi generasi penerus. Buku ”Sejarah Karst dan Cerita Tentang Gua-Gua” ini layak dijadikan bacaan bagi kalangan pelajar dan masyarakat luas.
Kawasan karst di Pracimantoro Wonogiri – dengan ciri khas beragam gua-gua dan panorama alam yang indah ini - kelak akan dijadikan sebagai tempat penelitian ilmiah dan wisata alam yang tiada duanya di Indonesia, bahkan di dunia. Tempat-tempat itu sangat bagus untuk dikunjungi oleh kalangan peneliti, wisatawan, dan pecinta alam.
Pengamatan Batuan dan Gua Karst Gunung Kidul
Batuan dan Gua Karst Gunung Kidul
2.       Kondisi daerah wonogiri memang terdiri atas dataran dan bukit-bukit bergunung. Berapa titik elevasi (ketinggian tempat) terendah dan tertinggi dari permukaan laut ? Jelaskan jawaban Anda !Titik elevasi (ketinggian tempat) terendah 127 meter dan tertinggi 1.300 meter dari permukaan laut. Kondisi topografi demikian ini cukup rawan terhadap erosi tanah. Adanya perbedaan elevasi yang relatif tinggi tersebut, di Wonogiri banyak dijumpai lereng terjal dengan derajat kemiringan cukup tinggi.

3.       Kawasan Wonogiri selatan yang topografinya berbukit-bukit dan terkenal sebagai deret pegunungan kapur selatan terdapat banyak telaga alam. Hitunglah berapa jumah telaga alam dan luasnya berapa? Kawasan Wonogiri selatan yang topografinya berbukit-bukit dan terkenal sebagai deret pegunungan kapur selatan terdapat 109 telaga alam dengan luas sekitar 117,5 hektar. Potensi telaga alam ini dijadikan tumpuan pemenuhan kebutuhan air sehari-hari bagi penduduk. Wonogiri yang kondisi tanahnya sebagian besar perbukitan memang banyak mengandung batu kapur. Jenis bebatuan ini sangat potensial untuk dibudidayakan menjadi gamping dan kalsit.

4.       Di desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro yang menjadi pusat penelititan kawasan karst terdapat puluhan gua yang unik dan menakjubkan dan berdasarkan pebelitian para ahli sejarah dan geologi, kawasan gua-gua di Pracimantoro Wonogiri layak di jadikan sebagai situs Kawasan Karst yang unik di Indonesia. Coba cari tahu Gua apa sajakah? Jelaskan ! Di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro – yang menjadi pusat penelitian kawasan karst – terdapat puluhan gua yang unik dan menakjubkan. Di sana terdapat Gua Tembus, Gua Mrica, Gua Sodong, Gua Potro, Gua Sapen, Gua Gilap, dan Gua Sonya Ruri. Berdasarkan penelitian para ahli sejarah dan geologi, kawasan gua-gua di Pracimantoro Wonogiri layak dijadikan sebagai situs Kawasan Karst yang unik di Indonesia. Wonogiri selatan yang topografinya berbukit-bukit dan terkenal sebagai deret pegunungan kapur selatan terdapat berpuluh-puluh gua. Gua-gua itu terbentuk karena adanya proses evolusi bumi dan pukulan arus air yang terus-menerus sepanjang tahun. Tak aneh jika di kawasan karst terdapat banyak aliran sungai, di antaranya masuk ke gua-gua menjadi sungai bawah tanah. Tak banyak orang yang tahu bahwa sungai legendaris Bengawan Solo – yang terpanjang di pulau Jawa – ternyata mata airnya berasal dari kawasan Pegunungan Seribu di wilayah Wonogiri Selatan.

5.       Lihatlah lokasi gua yang terbentuknya melongkar seperti stadion terbuka dengan dinding batuan karst. Jika dilihat dari atas gua ini sepintas stadion di bawah tanah. Dimanakah itu.,ambi gambarnya! Gua Gilap berada di Dusun Danggolo Desa Gebangharjo. Lokasi gua ini dari Gua Tembus berjarak 2 Km ke arah selatan.

6.       Setelah selesei buatlah laporan outdoor.

0 comments:

Post a Comment