Laporan Praktikum Biologi Tentang Pengamatan Protista

Monday, 30 January 20120 comments


 

LAPORAN PRAKTIKUM  BIOLOGI
PENGAMATAN PROTISTA

A.    Pendahuluan
Dalam klasifikasi Protista digolonkan menjadi protista yang menyerupai hewan yaitu protozoa, protista yang menyerupai tumbuhan yaitu alae dan protista yang mirip jamur yaitu myxomycotina dan oomycota.

B.     Dasar Teori
      Kingdom Protista merupakan semua makhluk dengan membran inti dan organel bermembran, uniseluler atau multiseluler, tetapi susunan selnya sederhana dan tidak membentuk suatu jaringan. Filum atau divisio yang masuk dalam kingdom Protista adalah Euglena, Rhizopoda, Flagelata, Ciliata, Sporozoa, Cryzophyta, Chlorophyta, Phaeophyta, Rhodophyta, Pyrrophyta, Myxomycota, dan Oomycota.
      Kingdom Protista sering dikatakan makhluk hidup yang mempunyai bentuk campuran (mixed metamorf), kadang-kadang dapat berbentuk seperti tumbuhan karena dapat berfotosintesis, tetapi ada juga yang dapat bergerak seperti hewan. Hal tersebut sering membingungkan para ahli dalam mengelompokkannya, apakah termasuk hewan atau tumbuhan. Pada akhirnya untuk mempermudah cara pengelompokkannya, para ahli sepakat mengelompokkan menjadi tiga kelompok besar berdasarkan cara memperoleh makanan dan cara hidupnya. Kelompok pertama sering disebut sebagai Protista yang menyerupai tumbuhan. Disebut demikian karena makhluk hidup ini bersifat autotrof (dapat menghasilkan makanan sendiri) sehingga dapat berfungsi sebagai produsen. Kelompok tersebut memperoleh makanan melalui proses fotosintesis karena mereka memiliki kloroplas. Kelompok berikutnya adalah protista yang menyerupai fungi atau jamur.
      Kelompok ini disebut demikian karena bersifat heterotrof atau tidak dapat membuat makanannya sendiri. Protista tersebut bersifat sebagai konsumen dan dekomposer (pengurai), yaitu memperoleh makanan dari bahan organik yang telah jadi. Kelompok terakhir adalah protista yang menyerupai hewan dan bersifat sebagai konsumen. Protista ini mendapatkan makanannya dengan cara memakan bakteri, protista lain, atau memakan sel-sel sisa organisme multiseluler (bersel banyak). Konsep-konsep penting tentang protista yang akan dijelaskan dalam bab ini terangkum pada bagan konsep di halaman sebelumnya.
      Protista sendiri berasal dari bahasa yunani, yaitu protos yang berarti pertama atau mula-mula, dan ksitos artinya menyusun. Maka kingdom ini beranggotakan makhluk bersel satu atau bersel banyak yang tersusun sederhana. Meskipun begitu, dibandingkan dengan monera, protista sudah jauh lebih maju karena sel-selnya sudah memiliki membran inti atau eukariota.
      Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi. Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik. Organisme dalam Protista tidak memiliki kesamaan, kecuali pengelompokan yang mudah—baik yang bersel satu atau bersel banyak tanpa memiliki jaringan. Protista hidup di hampir semua lingkungan yang mengandung air. Banyak protista, seperti algae, adalah fotosintetik dan produsen primer vital dalam ekosistem, khususnya di laut sebagai bagian dari plankton. Protista lain, seperti Kinetoplastid dan Apicomplexa, adalah penyakit berbahaya bagi manusia, seperti malaria dan tripanosomiasis.
  Protista diperkirakan sudah ada di bumi kita sejak 1-2 miliar tahun yang lalu, sebelum ada organisme tingkat tinggi. Organisme yang tergabung dalam protista pernah membuat bingung para ahli taksonomi karena ada yang mirip tumbuhan, ada yang mirip dengan hewan, dan ada pula yang mirip dengan jamur. Untuk menjebatani perbedaan itu maka lahirlah kingdom baru, yaitu Protista. Untuk memahami ciri-ciri umum protista, coba kamu identifikasikan tiga contoh di samping ini! Anggota kingdom Protista umumnya organisme bersel satu, ada yang berkoloni dan ada pula yang bersel banyak, tetapi belum memiliki jaringan. Hampir semua protista hidup di air, baik air tawar maupun air laut, dan beberapa yang hidup pada jaringan hewan lain. Kingdom ini ada yang menyerupai hewan, tumbuhan, maupun jamur. Sebagian protista bersifat autotrop, yaitu dapat berfotosintesis karena memiliki pigmen fotosintetik, seperti alga dan protozoa fotosintetik, misalnya Euglena. Sebagian lainnya merupakan Protozoa non fotosintetik yang hidup sebagai heterotrop, baik secara Fagotrop dan Osmotrop. Protozoa yang merupakan jamur memiliki siklus hidup dengan fase muda bersifat seperti amoeba dan reproduksinya mirip dengan jamur, yang meliputi jamur air dan jamur lendir.
Protista biasanya ditemukan di dalam air, dapat berupa plankton yang melayang-layang di dalam air atau melekat di dasar sungai, laut, atau danau. Protista dapat pula hidup di dalam tanah dan di tempattempat yang lembap, baik sebagai parasit maupun sebagai saprofit, serta dapat pula hidup bersimbiosis dengan organisme lainnya.







A.    Tujuan
1.      Mengamati protista yang hidup di air.
2.      Mengidentifikasi cirri- ciri protista yang hidup di air.
B.      Alat dan Bahan
Alat:                                       
1.      Mikroskop                           
2.      Kaca obyek
3.      Kaca penutup
4.      Pipet
5.      Gelas Kimia
Bahan :
1.      Sampel air kolam
2.      Sampel air sawah
3.      Sampel air got/ comberan
4.      Tissu (sapu tangan)
C.    Cara Kerja
1.      Siapkan mikroskop untuk pengamatan.
2.      Teteskan 1 tetes air kolam ke atas kaca obyek dengan menggunakan pipet.
3.      Tutup dengan kaca penutup.
4.      Amati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 X 10.
5.      Gambar protista yang terlihat dan catat hasil pengamatan.
6.      Lakukan pengamatan ulang sebanyak 3 kali untuk setiap sample air.­­­
7.      Lakukan langkah yang sama pada setiap sample air.





D.    Pengamatan :
Tabel Pengamatan
a.      Media : Air sawah
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama
Gambar
1.
Bentuknya selalu berubah- ubah
Hewan

Amoeba
2
Mirip hewan dan tumbuhan, bentuk selnya oval, terdapat binntik mata
Hewan dan tumbuhan

Euglena Viridis

3
Sel bulat telur, dengan kloroplas seperti mangkuk




Tumbuhan
Chlorococcum









b.      Media : Air tumpukan jerami
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama
Gambar
1.
Bentuk seperti lonceng, bertangkai panjang dengan bentuk lurus atau spiral yang dilengkapi silia sekitar mulutnya
Hewan
Vorticella
2.
Bulat agak lonjong

Hewan
Paramecium
3.
Bentuknya selalu berubah- ubah
Hewan
Amoeba








c.       Media Air kolam­­­
No
Ciri- ciri
Menyerupai
Nama
Gambar
1
Bulat agak lonjong

Hewan
Paramecium
2
Seperti apel, membentuk angka 8

Tumbuhan

Chlorella

3.
Diselubungi oleh membran selulosa, memiliki inti, vakuola, koloni ribuan individu bersel satu
Protista menyerupai hewan
Volvox









E.     Pembahasan

Pertanyaan LKS


1.      Protista yang menyerpuai hewan :    
            Dikatakan menyerupai hewan karena Protista ini bersifat heterotrof. Protista ini dapat memasukkan makanan dengan cara menelan melalui mulut pada membran selnya. Protista ini tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung kiorofil.
Contoh   : Paramecium, dapmia, amoeba.
Ciri- ciri : Bergerak bebas

2.      Protista yang menyerupai tumbuhan   :
            Protista dikatakan menyerupai tumbuhan karena bersifat autotrof, memiliki kiorofil, dan dengan bantuan cahaya matahari mampu melakukan fotosintesis.
Contoh : Chlorella, chlorococcum
Ciri- ciri : Tidak bergerak bebas

3.      Protista yang menyerupai jamur :
            Protista ini melakukan pencernaan makanan di luar sel, kemudian terjadi penyerapan sari-sari makanan hasil pencernaan makanan oleh tubuh.
Contoh  : Myxomycotina, Oomycota
Ciri- ciri : Tidak memiliki klorofil, berflagel

4.      Setelah melakukan pengamatan protista dan mengumpulkan informasi dari buku, apakah anda menemukan persamaan antar anggota protista yang merupakan ciri khas protista? Jelaskan!
Ada persamaan antar anggota protista yaitu pada struktur tubuhnya yang mempunyai membran sel, kebanyakan berklorofil, dinding sel dari seluosa, berspora, dan eukariotik.

5.      Protista yang menyerupai hewan disebut protozoa . protista yang menyerupai hewan umumnya dapat bergerak bebas karena memiliki alat gerak berupa flagel.


6.      Protista yang menyerupai tumbuhan disebut juga algae. Protista yang menyerupai tumbuhan tersusun atas thalus, yaitu alga oklat dan alga merah.

7.      Algae selain memiliki pigmen hijau, juga memiliki pigmen warna yang lain,
Pigmen algae yang berwarna keemasan disebut karoten
Pigmen yang berwarna cokelat disebut fikosantin
Pigmen yang berwarna biru disebut fikosianin
Pigmen yang berwarna merah disebut fikoeritrin        

F.     Kesimpulan
            Dari hasil percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa di dalam air sawah, air kolam, dan air tumpukan jerami terdapat berbagai macam protista yang hidup di dalamnya.

G.    Daftar Pustaka
§  Whitten, T. & J. Whitten. 1992. Whild Indonesia. London. NewHolland & WWF.
 Untuk hasil full yang lengkap anda bisa unduh file yang telah saya upload di link bawah ini

 http://www.ziddu.com/download/18446578/LapBiologiPengamatanProtista.docx.html
;
Share this article :

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung di gudangnews.info
Silahkan Tinggalkan Jejak Anda
Berkomentar Cerdas dan Bermanfaat :)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Gudang News Info - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger