PERISTIWA

FUN

HEALTH

TECHNO

UNIK

NEWS

HEALTH

SAINS

Friday, 12 August 2016

5 Kecerdasan dalam Permainan Tradisional Sluku-Sluku Bathok

Howard Gardner mulai memperkenalkan tujuh kecerdasan majemuk yang terdapat pada diri manusia. Yakni, kecerdasan bahasa, kecerdasan logis-matematika, kecerdasan spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan kinestetik, kecerdasan interpersonal, dan kecerdasan intrapersonal. Setelah peneliti analisis, konsep kecerdasan majemuk yang terdapat dalam permainan tradisional sluku-sluku bathok di Komunitas Pojok Budaya Pandes Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta adalah:

Anak-anak bermain sluku-sluku bathok

Tembang permainan tradisional sluku-sluku bathok yang dinyanyikan ketika permainan berlangsung.
Sluku-sluku bathok
Bathoke ela elo
Si romo menyang solo
Oleh olehe payung mutha
Mak jenthit lolo loba
Wong mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip goleke duit
1. Kecerdasan Bahasa
Memperhatikan dan menyesuaikan perkembangan bahasa anak dalam memberikan permainan tidak kalah pentingnya dengan memperhatikan dan menyesuaikan dengan masa peka. Walaupun keduanya sama-sama penting, tetapi mempunyai tekanan masing-masing. Jika masa peka menekankan pada minat dan kebutuhan anak, maka aspek bahasa menekankan pada perkembangan anak dalam mempergunakan bahasa. Sehingga menyesuaikan antara masa peka dengan perkembangan bahasa anak adalah penting.

Hal inilah yang menjadi dasar Komunitas Pojok Budaya ketika memfasilitasi permainan tradisional untuk anak-anak. Selaras yang dikatakan  oleh Nana:
“pelestarian permainan tradisional di komunitas ini dilakukan agar anak-anak bisa belajar tanpa dipaksa. Mereka tidak sadar, meskipun tujuan bermainnya agar mereka gembira tetapi kami juga berharap mereka dapat berkembang kecerdasannya melalui permainan itu. Makanya, kami mencocokkan dolanan-dolanan yang ada di kampung ini dengan umur mereka. Seperti dolanan sluku-sluku bathok, karena permainan ini mudah dan juga ada tembangnya maka kami prioritaskan permainan itu untuk anak-anak yang masih PAUD atau TK biar anak-anak bisa belajar lewat tembang juga gerakannya, kalau diperuntukkan untuk orang dewasa mereka pasti akan cepat bosan”.  

Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa penyesuaian permainan dengan umur dan masa peka anak memang penting. Ini sebagaimana yang dilakukan oleh Komunitas Pojok Budaya, mereka memprioritaskan permainan tradisional sluku-sluku bathok yang memang mudah aturan permainannya untuk anak-anak usia PAUD dan TK. Sehingga anak-anak akan mudah mengikuti aturan permainan tersebut. 

Adapun Kecerdasan bahasa merupakan kemampuan seseorang untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan (berbicara) maupun dalam bentuk tulisan. Kecerdasan ini juga mencakup kemampuan untuk mendengarkan, memanipulasi struktur bahasa (sintaksis), atau suara-suara bahasa, serta kegunaan praktis dari suatu bahasa.  Selanjutnya, Montessori menyatakan bahwa periode kepekaan anak dimulai sejak usia 0-6 tahun. Jadi, pada usia ini kecerdasan bahasa anak dapat berkembang lebih pesat dibanding orang dewasa. 

2. Kecerdasan Visual Spasial
Kecerdasan visual spasial merupakan kemampuan untuk membentuk suatu gambaran tentang tata ruang atau menghadirkan dunia mengenai ruang secara internal di dalam pikirannya. Selain itu, kecerdasan visual spasial mencakup pada kemampuan anak untuk melihat secara detail dan bisa menggunakan kemampuan ini untuk melihat segala objek yang diamati. Lebih dari itu, kecerdasan ini bisa merekam apa yang dilihat dan mampu dilukiskannya kembali. 

Berbagai cara untuk mengembangkan kecerdasan visual spasial anak, salah satunya adalah dengan bermain permainan tradisional sluku-sluku bathok. Ini dapat dilihat ketika anak-anak memainkan permainan tradisional sluku-sluku bathok di Komunitas Pojok Budaya. Yang mana sebelum memulai permainan, pengurus Komunitas Pojok Budaya sebagai fasilitator memandu anak-anak untuk duduk membentuk lingkaran, selanjutnya mereka diminta untuk meluruskan kedua lutut. Hal ini sebagaimana diuraikan oleh bapak Wahyudi“intruksi dari kami agar mereka duduk membentuk lingkaran bersama teman-temannya sebelum main sluku-sluku bathok, kemudian duduk meluruskan kaki. Itu agar mereka bisa peka terhadap macam-macam bentuk. Oh.. ternyata lingkaran seperti ini, lurus itu seperti ini.. Kami berusaha sebisa mungkin bagaimana agar semua kecerdasan yang dikenalkan Gardner bisa diasah lewat permainan tradisional. Makanya waktu kami intruksi ke anak-anak, ayo bentuk lingkaran dulu, tangan kami juga bentuk lingkaran. Jadi dari sini diharapkan kecerdasan visual-spasialnya  juga  terasah. Mereka akan merekam bentuk itu dengan baik” 

3. Kecerdasan Musikal
Disebutkan dalam beberapa penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Barat, musik merupakan salah satu hal yang mempunyai pengaruh pada kehidupan manusia, mulai dari bayi hingga menjadi dewasa.  Lebih dari itu, pada abad pertengahan, musik menjadi salah satu pilar dari empat pilar pendidikan, yaitu musik, geometri, astronomi, matematika. Bahkan Plato sebagaimana dikutip May Lwin pernah berkomentar mengenai musik, bahwa pelatihan keterampilan musik merupakan suatu instrument yang lebih potensial dari pada yang lainnya, karena irama dan harmoni merasuk ke dalam diri seseorang melalui tempat-tempat tersembunyi dalam jiwanya.  Sehingga tidak diragukan lagi bahwa pada masa itu pelajaran musik memegang peranan penting bagi prestasi akademik peserta didik. 

Selanjutnya, dalam penelitian psikologi perkembangan anak-anak, bernyanyi merupakan nutrisi bagi bermain. Bernyanyi adalah benih bagi kecerdasan musikal seorang anak. Tetapi untuk menjadi cerdas itu sendiri memerlukan berbagai teknik. Salah satu teknik tersebut adalah bermain. 

Melalui permainan tradisional sluku-sluku bathok di Komunitas Pojok Budaya yang disertai tembang saat melakukan permainannya, maka tanpa disadari bisa dijadikan sebagai media untuk mengembangan kecerdasan musikal anak. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Arumi “lewar tembang lagu sluku-sluku bathok yang dinyanyikan saat bermain, anak-anak bisa mengenal nada, mereka juga belajar menyanyikan lagu. Idealnya dengan permainan ini anak-anak dilatih agar peka terhadap nada-nada. Dari sini kecerdasan musikal anak akan diasah

4. Kecerdasan Kinestetik
Manusia tidak akan terpisahkan dengan tubuhnya dan setiap bagian tubuh mempunyai fungsi dan tugas masing-masing. Melakukan permainan dengan gerakan saat bermain adalah cara menjaga tubuh dan juga salah satu cara untuk mengasah kecerdasan kinestetik anak. 

Oleh karena Kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan olah tubuh anak dalam mengekspresikan gagasan dan emosi melalui gerakan, termasuk kemampuan yang mencakup keahlian-keahlian fisik khusus, seperti, keseimbangan, ketangkasan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan.  Maka, permainan tradisional sluku-sluku bathok yang memiliki gerakan dalam permainannya, dapat dijadikan sebagai media pengembangan kecerdasan kinestetik anak. Hal ini sebagaimana diuraikan oleh  Wahyudi
“sebenarnya jika dilihat dari gerakannya, sluku-sluku bathok itu ga ada maknanya. Tetapi gerakan itu lebih banyak difungsikan untuk bagaimana mengembangkan kecerdasan anak, bagaimana untuk menggembirakan anak. Misalnya gerakan dolanan sluku-sluku bathok bisa digunakan untuk mengasah kecerdasan kinestetik anak. anak bisa melatih kemampuan menggunakan tubuh lewat dolanan ini”. 

5. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan anak untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif sehingga anak dapat memahami perbedaan mood, motivasi, dan perasaan orang lain. Kecerdasan ini menuntun anak dalam memahami makna kerja sama dan komunikasi. Anak yang pandai hal ini akan mudah bergaul dan punya banyak teman.

Permainan tradisional sluku-sluku bathok dalam Komunitas Pojok Budaya adalah salah satu permainan tradisional yang dimainkan secara bersama-sama atau berkelompok. Masing-masing anak yang mengikuti permainan tradisional ini diharuskan duduk dalam lingkaran dengan menyelonjorkan kedua kaki sehingga telapak kaki mereka saling bertemu. Selanjutnya, anak-anak bersama-sama menyanyikan lagu sluku-sluku bathok. Kebersamaan ini otomatis akan mengasah kecerdasan interpersonal anak. Hal ini sebagaimana dituturkan oleh Rindy “dengan berinteraksi anak-anak belajar memberi umpan balik kepada orang. Itu yang didapat ketika anak-anak bermain sluku-sluku bathok”.  

pen/Khafidlo Fahri Inayati (Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Annur Bantul)
Referensi:
1. May Lwin (dkk.), Cara Mengembangkan Berbagai Kecerdasan, terj. Christine Sunjana (Yogyakarta: Indek, 2003), hlm.243.
2. Esthi Endang Ayuning Tyas, Cerdas Emosional Dengan Musik (Yogyakarta: Arti Bumi Intaran, 2008), hlm. 120.
3. Wawancara dengan Arumi, Guru PAUD Among Siwi, tanggal 28 Oktober 2013, pukul 10:37 di Gedung PAUD Among Siwi Pandes Panggungharjo Sewon Bantul
4. Wawancara dengan Wahyudi Anggoro Hadi, Pendiri Komunitas Pojok Budaya, tanggal 24 November 2012, pukul 17;00, di Kediaman Bapak Wahyudi. Pandes Panggungharjo Sewon Bantul
5. Anisa Yus, Model Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: Kencana, 2011), hlm. 71.
6. Esthi Endah Ayuning Tyas, Cerdas Emosional…, hlm. 125.

Thursday, 28 April 2016

Inilah Empat Algoritma Sederhana Tentang Penentuan Tahun Kabisat

Tahun kabisat atau leap year adalah tahun yang memiliki penambahan satu hari untuk tujuan menyesuaikan kalender dengan tahun astronomi. Tahun kabisat dapat terjadi karena periode bumi mengelilingi matahari tidak bulat 365 hari, tetapi 365,241 hari atau sama dengan 365 hari 5 jam 47 menit 2,4 detik.

Jika hal ini diabaikan, maka setiap empat tahun akan kekurangan hampir 1 hari (tepatnya 23 jam dan 9 menit 0,6 detik). Jadi, untuk mengkompensasi ini, setiap 4 tahun diberi satu hari ekstra pada 29 Februari Mengapa Februari? Penambahan ini terjadi pada 1500. Saat itu, para astronom Kaisar Julius Caesar, Sosiogenes, menciptakan kalender Julian, menggunakan perhitungan ada 365,25 hari dalam setahun. Tapi tetap ada cacat dari kalender Julian sampai akhirnya muncul sistem kalender baru, yang disebut kalender Gregorian, arah Paus Gregorius XIII, ditetapkan pada tahun 1582.

Leap year  Inilah Empat Algoritma Sederhana Tentang Penentuan Tahun Kabisat
leap year (napavalleyregister.com)
Dalam kalender Julian, periode bumi mengelilingi matahari atau tahun dibulatkan menjadi 365,25 hari, jadi setiap 4 tahun akan ada tambahan hari. Ternyata itu tidak benar, satu tahun harus 365,241, Julian kalender lebih 0.036 hari. Untuk mengatasi hal ini, kriteria berubah tidak hanya tahun kabisat setiap empat tahun, tetapi juga tidak harus menjadi kelipatan seratus, menyesuaikan untuk menghilangkan kelebihan 0.036 yang terjadi setiap tahun.

Ada algoritma sederhana untuk menentukan apakah tahun, termasuk tahun kabisat atau tidak sebagai berikut

1. Jika jumlah tahun itu habis dibagi 400, maka tahun itu pasti tahun kabisat.

2. Jika jumlah tahun tidak habis dibagi 400 tetapi habis dibagi 100, maka sudah pasti tahun ini bukan tahun kabisat.

3. Jika jumlah tahun tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100, tetapi habis dibagi 4, maka tahun adalah tahun kabisat.

4. Jika jumlah tahun tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100, dan tidak habis dibagi 4, maka tahun ini bukan tahun kabisat.

Tahun kabisat tidak hanya pada kalender Gregorian (Masehi), tetapi juga dalam kalender Hijriyah, kalender Tionghoa, dan kalender yahudi. kalender Islam menambahkan satu hari di bulan Dzulhijjah, sehingga Dzulhijjah bulan memiliki 30 hari. Hal ini juga di Tionghoa kalender (Lun bulan) kalender yahudi (Adar bulan). (Writer/‘Azzanie Karima Arroida)

References:
(1)Handwerk, Brian. The Surprising History Behind Leap Year. 26 February 2016. Web. 5 March 2016. <http://news.nationalgeographic.com/2016/02/160226-leap-year-science-time-world-cultures-february/> (2) Utomo, Yunanto Wiji. Sejarah Tahun Kabisat. Sejak Kapan Ada Tanggal 29 Februari. 1 March 2016. Web. 18 March 2016. <http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/03/sejarah-tahun-kabisat-sejak-kapan-ada-tanggal-29-februari> (3) Vox. How Leap Year Works. 27 February 2016. Web. 18 March 2016. <https://www.youtube.com/watch?v=YTOr8_ILqGw> (4) Wikipedia. Tahun Kabisat. 1 March 2016. Web. 17 March 2016. <https://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_kabisat>

Tuesday, 26 April 2016

Dapatkah Anda Menebak Hewan Apa Ini dari Hanya Melihat Mata Mereka

Mata merupakan salah satu indera yang memiliki fungsi sangat penting bagi makhluk hidup, mulai dari manusia hingga hewan. Sementara itu, dalam dunia biologi sendiri organ mata adalah sebuah fitur yang memiliki bentuk sangat menarik dan menawan. Bisa dibilang menarik, karena di dalam organ mata tersebut menyimpan sebuah keunikan yang dapat dikaitkan dengan seni fotografi. 

Sekarang ini tengah muncul sebuah trend fotografi hewan yang hanya difokuskan pada bagian matanya saja. Dengan begitu, hasil dari jepretan tersebut akan menjadi daya tarik bagi masyarakat. Bahkan trend fotografi pada organ mata tersebut seringkali memunculkan banyak pertanyaan, salah satunya adalah dapatkah anda menebak hewan apa ini dari hanya melihat mata mereka.

Kepopuleran jepret organ mata tersebut semakin didukung dengan adanya keanekaragaman jenis hewan yang memiliki bentuk sekaligus desain mata yang sangat unik dan berkembang. Golongan hewan yang sangat menarik untuk difoto bagian matanya, diantaranya adalah burung, amfibi, mamalia, dan reptil.

Baru baru ini muncul sebuah karya foto yang memunculkan banyak pertanyaan berikut, dapatkah anda menebak hewan apa ini dari hanya melihat mata mereka.

Gargoyle Gecko atau kadal
Mata 
Hewan yang ada pada foto tersebut memiliki nama latin Gargoyle Gecko atau kadal. Tahukah anda bahwasanya hewan dalam foto tersebut merupakan salah stau hewan yang terancam punah. Hewan yang satu ini hanya dapat dijumpai di bagian ujung selatan pulau Kaledonia Baru.

Gargoyle Gecko

Kemudian, mata hewan apakah ini?

Ternyata ini adalah mata dari macaw merah (Ara macao). Burung jantan dan betina merah macaw sangat mirip dalam warna, sedangkan yang lebih muda memiliki ekor pendek dan mata abu-abu-coklat bukan kuning seperti pada gambar ini

Ara macao

Saturday, 9 April 2016

Hantu Wanita yang Kembali Berkunjung dari Masa Lalu

Namaku Sindy, aku di besarkan di kota hujan yaitu bogor, sudah dari kecil ayah saya meninggal karena penyakit stroke yang menyerangnya. Oleh sebab itu dari kecil saya tinggal berdua dengan ibu saya, perlu anda ketahui bahwa keluarga ibu saya memiliki beberapa pengalaman dengan hal-hal yang mistis, dimana hal tersebut dialaminya pada saat dia masih kecil sama halnya dengan saya yang perna mengalami hal yang mistis pada saat  berkunjung di rumah nenek saya.
Ghost Hantu Wanita yang Kembali Berkunjung dari Masa Lalu
Ilustrasi Hantu Wanita (j-cul.com)
Ketika aku masih berusia sekitar 4-6 tahun, aku di titipkan oleh ibu saya kepada bibi yang tinggal di rumah nenek saya karena beliau harus kerja untuk memenuhui kebutuhan sehar-hari kita. Saya di titipkan kepada bibi yang kebetulan pada saat itu bibi saya juga memiliki seorang anak perempuan, dimana anaknya juga seumuran dengan saya. Nah pada saat itu lah hal-hal mistis sering datang menghampiri ku. Beberapa kali ketika saya sedanga berjalan menuju kamar saya, dimana pada saat itu lorong yang menuju kamar saya dalam keadaan gelap saya melihat seorang wanita yang berambun pendek berkacamata yang tiba-tiba saja muncul entah dari mana yang mana wanita tersebut hanya diam dan terus metapku dengan tatap-tatapan kosong dimana dia seperti ingin mengatakan sesuatu kepada ku.

Hal tersebut terus berulang beberapa kali, namun saya tidak pernah menceritakannya kepada ibu saya sampai suatu ketika aku memberanikan diri untuk menceritakan kepada ibu dan pada saat aku menceritakannya kepada ibu, beliau mengambil sebuah album foto dan aku melihat suatu foto dimana didalamnya ada wanita yang mendatangiku pada saat itu dimana wanita tersebut merupakan hantu wanita yang kembali berkunjung dari masa lalu. Kemudian ibu sayang meceritakan dimana wanita tersebut sudah ada sejak dulu pada rumah nenek saya yang mana wanita tersebut untuk melindungiku dan keluarga ibu ku. (Reference of The Story)

Friday, 8 April 2016

Hantu Anak Kecil yang Tinggal di Dinding Kamar

Cerita ini berawal pada saat saya baru saja menikah dan membeli rumah dengan klasik dimana rumah tersebut sudah di bangun sejak tahun 80’an, pada saat pertama kali memeliki saya dan istri saya tidak memiliki perasaan yang aneh terhadap rumah tersebut. Namun setelah saya nempati ruamh tersebut beberapa minggu, saya dan istri saya sering mendengar suara langkah seorang anak-anak yang menyusuri lorong pada lantai atas yang mana tentu saja suara tersebut sangat mengganggu kami, sehingga istri saya pun menceritakan kejadian tersebut pada tetangga, namun mereka bilang mungkin saja itu suara burung yang mundar-mandir diatas. Tentu saja alasan tersebut dapat kami terima pasalnya memang benar di sekitar rumah kami memang terdapat banyak sekali burung liar.

Ghost Hantu Anak Kecil yang Tinggal di Dinding Kamar
Ghost (mirror.co.uk)
Setelah beberapa tahun kami tinggal akhirnya kami memiliki anak pertama kami yang bernama Laura, tentu saja hal tersebut membuat kami bahagia. Ketika Laura beranjak umur 4 tahun, di situlah mulai terjadi keanehan terhadap anak kami, anak kami sering sekali tiba-tiba berada di halaman belakang rumah pada malam hari dan sering berbicara seorang sendiri di kamarnya, tentu saja hal tersebut membuat kami semakin khawatir. Pada suatu ketika saya dan istri saya memergokinya bermain dan berbicara sendiri di kamarnya, lalu saya mencoba untuk tanya kepada anaknya saya dan dia menjawab bahwa dia sedang bermain dengan hantu anak kecil yang tinggal di dinding kamar.

Setelah mendengar pengakuan anak kami, saya dan istri saya pun langsung menyelidikan tentang sejarah rumah kami dan mencari tahu tentang anak kecil tersebut. Setelah kami mencari tahu dengan sejarah rumah itu, lalu kami menemukan sebuah surat kabar yang cukup lama dimana surat kabat tersebut memberitakan suatu kejadian dimana terdapat perampokan di dalam sebuah rumah yang mana pada peristiwa tersebut memakan korban jiwa yakni anak dari pemiliki rumah tersebut. (source of the story)

Sunday, 13 March 2016

7 Hal Positif Tidur dengan Mematikan Lampu Ruangan

Setiap orang memiliki kebiasaan tidur yang berbeda-beda. Biasanya orang tidur pada malam hari untuk mengistirahatkan diri dari kegiatan yang sudah dilakukan pada siang harinya. Namun, beberapa orang juga melakukan tidur pada siang hari untuk menyegarkan diri kembali. Yang menarik untuk dibagas adalah kebiasaan tidur yang berhubungan dengan penerangan. Beberapa orang nyaman tidur pada ruangan yang gelap. Namun, banyak juga orang yang masih terbiasa tidur di tempat yang terang benderang. Padahal, kebiasaan tidur di tempat dengan intensitas cahaya rendah terbukti memiliki banyak manfaat.
Tidur Sleep Off
Tidur (mysleepace.com)
Tidur dengan mematikan lampu ruangan atau tidur pada ruangan yang gelap memiliki banyak manfaat. Berikut ini berbarapa manfaat tidur pada ruangan gelap yang sudah kami rangkum.

1. Tidur akan lebih mudah.
Ketika kita tidur dengan lampu yang mati akan lebih cepat memproses tidur jika dibandingkan dengan tidur dengan cahaya lampu yang masih terang.

2. Meningkatkan produksi hormon melatonin.
Tidur pada ruangan yang gelap juga dapat membuat produksi hormon melatonin semakin lebih baik. Hormon melatonin yang merupakan salah satu hormon kekebalan tubuh untuk pertahanan terhadap gangguan kesehatan berbahaya seperti kanker prostat dan kanker payudara. Sebagaimana yang dijelaskan di atas bahwa dengan tidur tanpa cahaya lampu memberikan produksi hormon melatonin yang maksimal dan semakin lebih baik untuk mengusir penyakit.

3. Menstabilkan emosi
Melalui beberapa sumber dikatakan bahwa tidur tanpa cahaya lampu lebih baik untuk mengkontrol dan menstabilkan emosi dibandingkan dengan tidur menggunakan cahaya lampu.

4. Kerja Otak Semakin Meningkat dan tidak mudah lupa
Orang yang tidur tanpa cahaya lampu memberikan dampak positif yang salah satunya adalah untuk meningkatkan kerja otak dan menghambat sifat lupa.

5. Meredakan dan meringankan tingkat stres
Stress dapat terjadi kapanpun dan di manapun serta dalam kondisi apapun, maka salah satu manfaat tidur tanpa cahaya lampu adalah untuk meredakan dan meringankan tingkat stress yang dialami.

6. Mengurangi obesitas
Manfaat lain dari mematikan lampu saat tidur ternyata dapat mengurangi lemak tubuh dan menghindarkan Anda dari resiko obesitas (kegemukan).

7. Mengurangi depresi
Dan tidur tanpa cahaya lampu pada malam hari juga dipercaya dapat mengurangi tingkat depresi yang dapat anda alami ketika menjalani aktivitas anda sehari-hari.

Dari uraian di atas, terlihat bahwa mematikan lampu sebelum tidur memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh kita. Sayangnya, banyak orang kurang peduli dengan hal tersebut. Banyak juga orang yang tetap biasa tidur di tempat yang terang karena alasan-alasan tertentu.

Di samping banyaknya manfaat yang kita peroleh dengan tidur di tempat yang gelap, ternyata tidur di tempat yang terang justru memberikan dampak negatif bagi tubuh kita. Laporan hasil penelitian OHIO STATE UNIVERSITY MEDICAL CENTRE menyatakan bahwa, tidur dengan keadaan lampu yang menyala dapat menimbulkan perubahan struktur pada otak dan menyebabkan depresi. Paparan cahaya lampu saat tidur malam hari juga tidak bagus bagi wanita karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara dan kanker usus besar bagi kaum wanita. Tidur dengan lampu menyala juga dapat mengakibatkan jam biologis tubuh terganggu, akibatnya anda dapat terkena gangguan tidur, penyakit kardiovaskular dan gangguan metabolisme. Serta kemungkinan terkena diabetes yang mengancam hidup anda. Untuk itu, membiasakan mematikan lampu sebelum tidur adalah langkah yang bagus bagi kesehatan anda.
(Penulis/Aditya Rizaldi)

-->
 
| Disclaimer | Privacy Policy | Site Maps | Contact | About Copyright © 2015 Gudang News Info