PERISTIWA

FUN

HEALTH

TECHNO

UNIK

NEWS

HEALTH

SAINS

Sunday, 24 January 2016

Hantu Wanita Skotlandia yang Suka Bernyanyi

Sebagian orang berpendapat bahwasanya hampir semua hantu sangat menyeramkan dan menakutkan. Bahkan tak jarang pula ada banyak hantu yang jahil yakni seringkali mengganggu orang lain. Di Scotlandia, pendapat mengenai hantu seperti itu sangatlah tidak benar. Untuk lebih jelas, maka anda perlu untuk menyimak kisahnya sebagai berikut.

Konok beberapa tahun yang lalu muncul sebuah kisah cerita lucu sekaligus aneh. Kisah tersebut sangat erat kaitannya dengan pembakaran rumah wanita Sklotlandia tua yang berujung pada kematian. Kejadian tersebut telah terjadi tepatnya pada tahun 1980. Nah, beberapa tahun setelah pembakaran tersebut akhirnya dilakukan sebuah pembangunan rumah baru secara ilegal yang tapat berada di rumah bekas kebakaran lalu.

Scottish Ghosts singing Hantu Wanita Skotlandia yang Suka Bernyanyi
 Skotlandia (paranormal360.co.uk)
Namun setelah beberapa bulan terjadi keanehan di sekitar rumah tersebut, diantaranya tumbuh – tumbuhan yang tiba – tiba mati dan layu. Kejadian tersebut mulanya tidak dihiraukan oleh pemilik rumah, namun anehnya kejadian tersebut berlangsung secara terus menerus, Hingga akhirnya ada salah seorang penyihir yang memberikan kesimpulan bahwasanya pasa rumah tersebut telah hadir sosok seorang wanita Skotlandia. Bahkan si penyihir juga meyakini bahwasanya kerusakan tanaman tersebut bukan diakibatkan oleh ulah manusia, melainkan akibat dari ulah hantu wanita Skotlandia ini yang merasa terganggu. 

Menurut kisahnya sosok hantu wanita Skotlandia ini dulunya memiliki sesuatu yang khusus untuk anak – anak yang tujuannya adalah untuk menikmati nyanyian lagu penghantar tidur.  (referensi)

Proses Make Up Luka Mengerikan pada Tubuh Leonardo DiCaprio di film The Revenant

Jika anda seorang penggemar flim Box movie, tentu saja anda tahu tentang flim The Revenant, diman flim yang di bintangi oleh aktor berbakat Leonardo DiCaprio ini mendapatkan penghargaan pada ajang Golden Globes Awards dan masuk pada 12 nominasi Piala Oscar 2016 sekaligus.

Tentunya saja pencapai tersebut di capai dengan usaha yang keras dimana Proses Make Up Luka Mengerikan pada Tubuh Leonardo DiCaprio di film The Revenant memerlukan waktu yang cukup lama, dimana Leonardo harus menunggu hingga 5 jam untuk make up. Pasalnya pada flim ini Leonardo yang pada saat itu berperan sebagai Hugo Glass yang menerima luka akibat serangan binatang buas.

Proses Make Up Luka Mengerikan pada Tubuh Leonardo DiCaprio di film The Revenant
Proses Make Up (dailymail.co.uk)

Proses Make Up Luka Mengerikan pada Tubuh Leonardo DiCaprio di film The Revenant
Leonardo DiCaprio di film The Revenant (dailymail.co.uk)

The Revenant | "Makeup" Featurette [HD] | 20th Century FOX

Di tangan Panata Make up handal yakni Ducan Jarman tubuh Leonardo tampak sangan mengerikan dimana sekujur tubuhnya penuh dengan maku up luka yang tampak nyata.

Hal ini lah menyebabkan flim The Revanant menjadi flim yang cukup mengerikan karena luka kulit mengelupas dan berdarah-darah tampak nyata sekali, dimana terdapat luka yang menganga pada bagian kepala Leonardo dan tim kreatif flim ini mencipkan alat leher silikon yang dapat menggelembung dan berdarah dan dimasukan wig lace yang berfungsi supaya luka tersebut dapat di jahit, dimana terdapat suatu adegan seorang pemain menjahit luka temannya dengan benang dan jarum.

Flim yang menceritakan tentang seorang pria yang ingin membalas dendam kepada orang-orang yang pernah merampok dan mengkhianatinya yang mana flim ini akan di rilis pada awal febuari mendatang. (referensi)

Friday, 22 January 2016

6 Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Presenter Handal

Untuk mencapai presentasi yang memuaskan atau masuk dalam kriteria berhasil, maka presentasi harus mempunyai beberapa syarat yang harus dipenuhi. Beberapa hal tersebut yaitu penjelasan sesuai dengan tingkat nalar pendengar, presentasi menarik perhatian peserta, isi presentasi disajikan dengan sistematis, terdapat rencana tindak lanjut serta presentasi berisikan ilustrasi yang sangat kuat. Untuk menambah refrensi anda, cara-cara ini juga sangat penting untuk diketahui oleh para presenter sebab cara ini juga sangat menarik untuk dipraktikkan. Cara tersebut antara lain sebagai berikut

6 Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Presenter Handal
Presenter (casting.id)
1. Have a Killer Opening Slide
Slide pembuka menjadi awal presentasi merupakankesempatan emas anda untuk menarik perhatian pendengar, karena itu kita tidak boleh ragu ataupun canggung. Gunakan gambar yang unik, menarik, dan bermainlah dengan warna yang dapat mengundang perhatian.

2. Use a Color Scheme
Gunakanlah skema warna yang tepat dalam menciptakan keharmonisan dan profesionalitas dalam menyuguhkan sebuah presentasi. Abda dapat menggunakan skema sesuai yang sudah disediakan oleh power point. 

3. Use Stunning Visuals
Slide adalah alat komunikasi visual. Karena itu, gunakanlah gambar, diagram, dan tampilan visual lainnya yang dapat membantu penonton untuk lebih mudah memahami apa yang kita maksud dengan cepat. Gunakan pula gambar yang mampu menarik perhatian, agar memancing rasa ingin tahu, dan membuat penonton selalu ingin mendengar kelanjutan presentasi tersebut.

4. Get Your Text Right
Perlu dicamkan, jika presentasi anda untuk dilihat abnyak orang. Pastikan teks yang digunakan dengan tepat dan mudah dibaca.
Gunakan font yang cukup besar, sehingga memudahkan orang untuk melihat dengan baik meskipun ia duduk dibangku paling belakang sekalipun. 

5. Use CRAP
Ciptakan perbedaan antara elemen dalam slide anda. Setiap elemen dalam presentasi baik gambar dan teks menciptakan sebuah hubungan yang sinkron. Dekatkan elemen yang merupakan satu kesatuan dan beri jarak dengan elemen yang menjelaskan hal berbeda.


6. Use Video and Share Your Presentation
Sesekali selipkanlah sebuah video ke dalam presentasi anda. Persiapkan dengan baik agar video bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala teknis. Selalu buat ringkasan atau kesimpulan dari presentasi anda agar penonton dengan mudah mengingat kembali seluruh poin penting di dalamnya.

Harapan saya dengan artikel ini yang berjudul 6 Hal yang Harus Diketahui Untuk Menjadi Presenter Handal, anda bisa menjadi seorang presenter handal.

Baca Juga Materi Presentasi Lainnya di: Kumpulan Materi Presentasi

Pendekatan Deduktif dalam Ilmu Matematika (Pengertian Matematika sebagai Ilmu Deduktif)

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Mendengar kata matematika yang terpikir adalah angka atau hitungan. Matematika memang ilmu yang mempelajari ilmu hitung, namun tidak sepenuhnya matematika berisi hitungan atau angka. Tidak seperti pada ilmu pengetahuan alam yang menggunakan eksperimen dalam perncarian kebenaran, matematika menggunakan metode deduktif dalam pencarian nilai kebenarannya. Meski dalam beberapa kesempatan matematika diajarakan dengan pendekatan induktif, namun seterusnya menggunakan metode deduktif. Dalam matematika suatu generalisasi dari sifat, teori atau dalil itu dapat diterima kebenarannya sesudahnya dibuktikan secara deduktif.


Matematika itu Mudah
Matematika (soalmatematika.com)

Rumusan Permasalahan
Dari latar belakang yang telah diuraikan dapat diperoleh beberapa rumusan masalah, yaitu:
Apa definisi matematika?
Apa definisi ilmu deduktif?
Apa definisi matematika sebagai ilmu deduktif?
Apa contoh dari matematika sebagai ilmu deduktif?
Tujuan
Mengetahui definisi matematika.
Mengetahui definisi ilmu deduktif.
Memahami matematika sebagai ilmu deduktif.
Mengetahui contoh dari matematika sebagai ilmu deduktif.


BAB II ISI
Definisi Matematika
Matematika berasal dari kata mathematike (Yunani) yang berarti mempelajari. Dalam bahasa Latin matematika berasal dari kata mathemata yang berarti sesuatu yang dipelajari. Kata ini berasal dari kata mathema yang berarti pengetahuan dan ilmu. Kata mathematike berhubungan pula dengan kata lainnya yang hampir sama, yaitu mathein atau mathenein yang artinya belajar atau berpikir.
Berdasar dari asal katanya, maka matematika dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang didapat dengan berpikir atau bernalar. Dari awal ditemukannya, matematika terus berkembang secara dinamis seiring dengan perubahan zaman. Perkembangannya tidak pernah berhenti karena matematika akan terus dibutuhkan dalam berbagai sisi kehidupan manusia. Selain mengetahui definisi matematika dari asal katanya, berikut definisi matematika menurut para ahli dan menurut kurikulum.

Kurikulum 2004
Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima sehingga keterkaitan antara konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas.
Kurikulum 2006
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia.
Yansen Marpaung
Matematika adalah ilmu yang dalam perkembangannya penggunaanya menganut metode deduksi.
Suwarsono
Matematika adalah ilmu yang memiliki sifat khas yaitu; objek bersifat abstrak, menggunakan lambang-lambang yang tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan proses berpikir yang dibatasi oleh aturan-aturan yang ketat.
Andi Hakim Nasution
Matematika adalah ilmu struktur, urutan (order), dan hubungan yang meliputi dasar-dasar perhitungan, pengukuran, dan penggambaran bentuk objek.

Definisi ilmu deduktif
Pola pikir deduktif secara sederhana dapat dikatakan pemikiran “yang berpangkal dari hal yang bersifat umum diterapkan atau diarahkan kepada hal yang bersifat khusus”. Pola pikir deduktif ini dapat terwujud dalam bentuk yang sederhana tetapi juga dapat terwujud dalam bentuk yang tidak sederhana.
Matematika sebagai ilmu deduktif
Matematika sebagai ilmu deduktif artinya pencarian kebenaran dalam matematika menggunakan metode deduktif, yaitu generalisasi dari hal yang bersifat umum lalu diarahkan menuju hal yang bersifat khusus. Salah satu cirinya adalah pernyataan diperoleh akibat logis dari kebenaran sebelumnya, sehingga kaitan antar konsep atau pernyataan matematika bersifat konsisten.
Meskipun pada kenyataannya pengantar matematika dalam sekolah dasar menggunakan metode induktif tapi generalisasi selanjutnya menggunakan pola deduktif. 

Contoh matematika sebagai ilmu deduktif
Salah satu masalah matematika yang dapat diselesaikan dengan metode deduktif adalah menghitung sudut keliling jika diketahui sudut pusatnya. Dengan menentukan persamaannya maka untuk seterusnya kita dapat menentukan besar sudut keliling dengan mudah. Berikut penentuan besar sudut keliling jika diketahui sudut pusatnya:
Pada gambar ∠AOB adalah sudut pusat dan ∠ACB adalah sudut keliling. ∠AOB dan sudut ∠ACB menghadap busur yang sama yaitu busur AB.


Contoh soal deduktif (Pada gambar ∠AOB adalah sudut pusat dan ∠ACB adalah sudut keliling. ∠AOB dan sudut ∠ACB menghadap busur yang sama yaitu busur AB.)


Contoh soal deduktif (Pada gambar ∠AOB adalah sudut pusat dan ∠ACB adalah sudut keliling. ∠AOB dan sudut ∠ACB menghadap busur yang sama yaitu busur AB.)


Berdasar penghitungan tersebut, untuk selanjutnya penentuan besar sudut keliling bisa menggunakan persamaan dalam tabel.


Contoh lain dari metode deduktif ini adalah dalam soal logika, berikut contoh soal logika yang menggunakan metode deuktif.

Contoh Soal dari Matematika sebagai Ilmu Deduktif
Contoh Soal dari Matematika sebagai Ilmu Deduktif
Contoh Soal dari Matematika sebagai Ilmu Deduktif

4 laki-laki dikubur sampai seleher mereka oleh sekelompok penembak. Para penembak memberikan waktu dua menit untuk seseorang meneriakkan warna topi yang ia pakai. Jika seseorang meneriakkan warna pi yang ia gukanan adalah salah maka mereka akan ditembak. 
Mereka tahu bahwa dari 4 topi yang mereka gunakan terdiri dari dua putih dan dua hitam. Pria 1 dan pria 2 hanya bisa melihat tembok. Pria 3 dapat melihat pria 2 dan tembok penghalang. Pria 4 dapat melihat pria 2, pria 3, dan tembok penghalang. Mereka tidak diperbolehkan berbicara satu dengan yang lainnya. Manakah pria yang setelah waktu berjalan satu menit meneriakkan warna dari topinya dengan benar?

Solusi:
Setelah satu menit, Pria 3 meneriakkan bahwa ia memakai topi ber warna hitam.   Para juru tembak menurunkan senjata mereka dan membebaskan pria tadi. Yang lainnya merasa lega dan bersyukur, tetapi penasaran bagaimana pria tiga dapat mengetahuinya dengan benar. Dia menjawabnya dengan tenang bahwa teori deduksi merupakan kuncinya.
Mereka semua mengetahui bahwa ada dua topi hitam dan dua topi putih.
Pria ke empat dapat melihat pria ke dua dan ke tiga.
Jika pria ke empat telah melihat pria ke dua dan ketiga menggunakan warna yang sama , dia pasti mengetahui bahwa dia menggunakan warna lainnya dan berseru.
Karena ia tidak berteriak , itu menjelaskan bahwa pria dua dan pria tiga menggunakan topi yang berbeda.
Karena pria ketiga dapat melihat pria kedua menggunakan topi berwarna putih, ia pun menyadari bahwa ia menggunakan topi berwarna hitam.



BAB III Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu:
Matematika adalah sebagai ilmu pengetahuan yang didapat dengan berpikir atau bernalar.
Ilmu deduktif adalah ilmu yang berpangkal dari hal yang bersifat umum diterapkan atau diarahkan kepada hal yang bersifat khusus.
Ilmu deduktif adalah ilmu yang berasal dari hal yang bersifat umum diterapkan atau diarahkan kepada hal yang bersifat khusus.
Contoh dari matematika sebagai ilmu deduktif adalah menentukan besar sudut keliling lingkaran jika diketahui besar sudut pusat lingkarannya, selain itu, dalam masalah logika matematika juga menggunakan metode deduktif.

DAFTAR PUSTAKA
JP,Gie.2014. Pengertian Matematika Menurut Pendapat Ahli dan Kurikulum. http://www.rumusmatematikadasar.com/2014/09/pengertian-matematika-menurut-pendapat-ahli-dan-kurikulum.html. Diakses pada hari Senin, 05 Oktober 2015 pukul 16.27 WIB.
Rochmad.2010. Proses Berpikir Induktif dan Deduktif dalam Mempelajari Matematika. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kreano/article/view/1494 . Diakses pada hari Rabu, 30 September 2015 pukul 15.29 WIB.
Tim Edukasi.net.2012.HUBUNGAN SUDUT PUSAT DAN SUDUT KELILING. 
http://idkf.bogor.net/yuesbi/e-DU.KU/edukasi.net/SMP/Matematika/Sudut%20Pusat,%20Sudut%20Keliling,%20Panjang%20Busur/materi02.html. Diakses pada hari Senin, 05 Oktober 2015 pukul 18:13 WIB.
Zuwaily.2013. Contoh Soal Induksi Matematika.http://zuwaily.blogspot.co.id/2013/03/contoh-soal-induksi-matematika.html#.VhIkr_lTLIU . Diakses pada hari Senin 05 Oktober 2015 pukul 14:35 WIB.

Oleh:
1. Dwi Kawuryani
2. Nurrita Sabrina
3. Khoirudin
COURSE : Wawasan Kajian Mipa
Yogyakarta State University (UNY)
Jurusan Pendidikan Matematika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pendidikan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta

5 Foto Hantu Paling Populer yang pernah Ditangkap Kamera

Hantu, mendengar kata tersebut tentu anda akan merasa takut. Pasalnya sosok hantu ini memiliki tampilan yang sangat mengerikan. Adanya sosok hantu ini semakin populer dengan adanya beberapa foto hantu yang berhasil ditangkap kamera. Berikut adalah 5 foto hantu paling populer yang pernah ditangkap kamera :

1. White Lady of Worstead Church
Tepatnya tahun 1975, Diana dan Peter yang sudah resmi berstatus menikah ini melakukan kunjungan ke Geraja Worstead yang lokaisnya berada tepat di Norfolk Utara, Inggris untuk berfoto. Namun keanehan terjadi yakni saat pada foto tersebut terdapat sosok misterius yang duduk di belakang Diana.

White Lady of Worstead Church
White Lady of Worstead Church (findery.com)
2. Madonna of Bachelor’s Grove
Saat sekilas dilihat, foto yang satu ini terdapat sebuah keanehan yakni adanya sosok perempuan yang melayang tepat di belakang pohon. 
Madonna of Bachelor’s Grove
Madonna of Bachelor’s Grove (theblackvault.com)

3. The Brown Lady
The Brown Lady merupakan salah satu dari 5 foto hantu paling populer yang pernah ditangkap kamera. Konon, masyarakat mempercayai bahwa sosok di dalam foto tersebut adalah hantu dari istri Charles Townshend.
The Brown Lady (paranormal360.co.uk)


4. The Watcher
Pada foto yang diambil tahun 1959 tepatnya di Corrobore Rock, Australia ini terdapat sebuah keanehan yaitu adanya bayangan manusia bergaun putih yang semi transparan.
The Watcher 1959
The Watcher 1959 (pinterest.com)

5. The Ghost of Boothill Cemetery
Pada foto yang satu ini dapat dilihat sosok hantu laki – laki yang melayang tepat di belakang Terry Ike Clanton. Foto tersebut diambil saat sang aktor tengah melakukan shooting sebuah adegan film yang menceritakan tentang kehidupan seorang koboi.

The Ghost of Boothill Cemetery (paranormal.about.com)

Thursday, 21 January 2016

Definition of Self Directed Learning

SELF DIRECTED LEARNING (BELAJAR MANDIRI)
A. Definition (Pengertian Belajar Mandiri)
Brockett and Hiemstra (1991) claim that, "self-direction in learning refers to both the external characteristics of an instructional process and the internal characteristics of the learner, where the individual assumes primary responsibility for a learning experience" (p. 24).

Gibbons (2002) stated that “SDL is any increase in knowledge, skill, accomplishment, or personal development that an individual selects and brings about by his or her own efforts using any method in any circumstances at any time” (p. 2).

Kasworm (1983) stated that self-directed learning can be viewed as a "set of generic, finite behaviors; as a belief system reflecting and evolving from a process of self-initiated learning activity; or as an ideal state of the mature self-actualized learner" (p. 1).

Knowles (1975) described Self-Directed Learning (SDL) broadly as “a process in which individuals take the initiative, with or with out the help of other, to diagnose their learning needs, formulate learning goals, identify resources for learning, select and implement learning strategies, and evaluate learning outcomes” (p. 18).

Long (dalam Bath & Kamath, 2005) self directed learning adalah
proses mental yang biasanya disertai dan didukung dengan aktivitas perilaku yang
meliputi identifikasi dan pencarian informasi.

Jarvis (dalam Darmayanti, 1993) Self
Directed Learning (SDL) yang dimiliki oleh pelajar didefinisikan sebagai
kemampuan untuk berinisiatif dalam mengatur (regulate), mengelola dan
mengontrol proses belajarnya untuk mengatasi berbagai masalah dalam
belajar dengan mempergunakan berbagai alternatif atau strategi belajar.

So according to our opinion, self directed learning is a process planning study that independently starting from the preparation of the study, looking for learning strategies, achieving the goals of the study even manage the learning system is independently conducted with the aim to develop initiative, kreaktivitas, mindset and knowledge as well as information obtained from learning that is conducted independently.
In addition to the definition of self-directed learning, there is also a difference between self-directed teacher with a self-directed learner i.e. If self-directed teacher learning occurs only in one direction, while the self-directed learner is more open, and learning happens from all directions


B. Self-Directed Learning have a Four-Step Process 
Self-directed learning can be challenging, even for the brightest and most motivated students. As a means of better understanding the processes involved in this mode of study, this tip sheet outlines key components of four key stages to independent learning – being ready to learn, setting learning goals, engaging in the learning process, and evaluating learning – and offers some tips for both faculty members and students.


1. Being ready to learn

Various skills and attitudes towards learning are required for successful independent study (See the Centre for Teaching Excellence (CTE) teaching tip on "Readiness to Learn" for more details). This step requires time for analysing a student’s current situation, study habits, family situation, and support network both at school and at home – and as they continue in the program, progress in degree program and past units taken that will prove useful. Signs of readiness for self-directed learning include being: autonomous, organised, self-disciplined, able to communicate effectively, and able to accept constructive feedback and engage in self-evaluation and self¬-reflection.

2. Setting learning goals
Communication of learning goals between a student and the advising faculty member is critical (See the CTE teaching tip on "Unit Planning Decision Guide"). Learning contracts are highly recommended tools for successful self-directed learning experiences (see example on CTE’s "Learning Contracts" teaching tip). Learning contracts generally include:
Goals for the unit of study
Structure and sequence of activities
A timeline for completion of activities
Details about resource materials for each goal
Details about grading procedures
A section for advising faculty member feedback and evaluation as each goal is completed
A plan for regular meetings with the advising faculty member and other unit policies, such as work turned in late


3. Engaging in the learning process

Students need to understand themselves as learners in order to understand their needs as self-directed learning students (See the CTE teaching tip on "Understanding Your Learning Style"). Students should also consider answering the following questions:
What are my needs re: instructional methods?
Who was my favourite teacher? Why?
What did they do that was different from other teachers? Students should reflect on these questions throughout their program and substitute “teacher” with “advising faculty member”
Students also need to understand their approach to studying:
Deep approach involves transforming – to understand ideas for yourself; be able to apply knowledge to new situations and use novel examples to explain a concept; learn more than is required for unit completion – most ideal for self-directed learning.
Surface approach involves reproducing – to cope with unit requirements; learn only what is required to complete unit in good standing; tend to regurgitate examples and explanations used in readings.
Strategic approach involves organizing – to achieve the highest possible grades; learn what is required to pass exams; memorize facts as given in lecture; spend much time practicing from past exams; most concerned with whether material will appear on exam.
Earlier academic work may have encouraged a surface or strategic approach to studying. These approaches will not be sufficient (or even appropriate) for successful independent study. Independent study requires a deep approach to studying, in which students must understand ideas and be able to apply knowledge to new situations. Students need to generate their own connections and be their own motivators.


4. Evaluating learning

Students must be able to engage in self-reflection and self-evaluation of learning goals and progress in a unit of study.
Students should regularly consult with the advising faculty member.
Students should be able to engage in self-validation of achievements, but should have the motivation to seek feedback on progress and ideas from the advising faculty member or other available resources.
Self-evaluation involves asking:
o How do I know I’ve learned?
o Am I flexible in adapting and applying knowledge?
o Do I have confidence in explaining material?
o When do I know I’ve learned enough?
o When is it time for self-reflection and when is it time for consultation with the advising faculty member?

C. What Can Teachers do to Support Self-Directed Learning?
One of the most important tasks of the teacher is to raise student awareness of their roles in learning. Taylor (1995) suggests engaging students in discussion on topics from the Self-Directed Learning Readiness Scale. Examples of topics are: I know that I want to learn and that I am a learner, so if I want to learn something, I can, and I like to learn and to solve problems because I know that thinking 'hard' can be fun. The exercise of evaluating oneself on such topics was found to have positively influenced learner awareness. Lyman (1997), who works with readers, suggests generating similar discussion through the use of questions designed to help learners become aware of what good readers do and how to become one. Among the examples he provides are: Did you read better today than yesterday? Could you keep the ideas in your book straight in your mind? Were there words you did not know? How did you figure them out?

Teachers need to model learning strategies such as predicting, questioning, clarifying, and summarizing, so that students will develop the ability to use these strategies on their own. Teachers also need to allow individual learners to approach a task in different ways using different strategies.
D. There are some indicators of SDL
Students who are self-directed learners might display some of the following behaviours:

 indicators of SDL


1. Ownership of Learning
Students set learning targets for himself/herself.
2. Management and Monitoring of Own Learning
Students know which parts of the lessons that do not understand.
Students ask questions when student is not sure about the lessons.
Students look for more information to help student understand the lessons better.
Students make a list of what they needs to do for his/her learning.
Students complete their schoolwork on time.
Students try to understand where they went wrong in their schoolwork.
Students try different ways to solve problems on their own.
3. Extension of Own Learning
Students use what they learn in class after the lessons.
Students find out more than what their teachers teach them in school.
Students use the computer to go online to ask people outside their school for ideas on the lessons;  become better at a skill that they is interested in e.g. learn a language; and/or get ideas from different websites and people to learn more about a topic.


E. The advantages and disadvantages of self-directed learning

The advantages of self-directed learning:
Self-directed learnng allows to be more effective and social beings
Self-directed learners are curious and willing to try new things
Self-directed learners can view problems as challenges, desire changem and enjoy learning
Self-directed learners are motivated and persistent, independent, self-disciplined, self confident and goal-oriented.
Self-directed learners demonstrate a greater awareness of their responsibility in making learning meaningful and monitoring themselves
Self-directed learning encourages student to develop their own rules and leadership patterns
The disavantages of Self-directed learning:
Possible for frequent errors
Self-directed learning is quite time consuming.
Self-directed learning needs an organized manner of planning: inquiring skills, decision making and self-evluation of work


F. Conclusion
Self-directed learning is a process planning study that independently starting from the preparation of the study, looking for learning strategies, achieving the goals of the study even manages the learning system is independently conducted with the aim to develop initiative, creativity, mind set and knowledge as well as information obtained from learning that is conducted independently. In the self-directed learning process there are 4 of them Being ready to learn, Setting learning goals, Engaging in the learning process, Evaluating learning
References
https://uwaterloo.ca/centre-for-teaching-excellence/teaching-resources/teaching-tips/tips-
students/self-directed-learning/self-directed-learning-four-step-process by university of waterlod. Diakses pada jam 11.08 hari senin 30 November 2015
http://www.selfdirectedlearning.org/what-is-self-directed-learning by dana skiff on July 24, 2009. Diakses pada jam 11.08 hari senin 30 November  2015
https://yssschoolclosure2011.wikispaces.com/Student+Directed+Learning+(What+it+means+for+students%3F) . Diakses pada jam 11.13 hari senin 30 November 2015
http://math.sps.upi.edu/?p=61. Diakses pada jam 11.27 hari senin 30 November 2015
http://www.education.com/reference/article/Ref_Self_Directed/.  Diakses pada jam 11.41 hari senin 30 November 2015

Dibuat Oleh:
1. Oriza Devi Febrina
2. Suci Renita Sari
3. Agus Setiawan
4. Khoirudin
COURSE : Psychology Mathematics Learning
Yogyakarta State University (UNY)
Yogyakarta State University (UNY)
Jurusan Pendidikan Matematika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pendidikan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta

5 Boneka Berhantu Paling Terkenal di Dunia

Sejak dahulu boneka sudah menjadi mainan favorit, khususnya bagi anak perempuan. Pasalnya mainan yang satu ini memiliki penampilan sekaligus bentuk yang lucu dan unik. Namun siapa sangka jika mainan lucu tersebut, beberapa diantaranya diyakini telah dirasuki oleh roh yang jahat. Berikut adalah 5 boneka berhantu paling terkenal di dunia, diantaranya :

1. Boneka Okiku
Boneka Okiku adalah satu dari 5 boneka berhantu paling terkenal di dunia. Kabarnya rambut boneka Okiku ini seringkali tumbuh dengan sendirinya.

Boneka Okiku doll
Boneka Okiku

2. Boneka Robert
Boneka yang satu ini memang sudah sejak lama dikenal sebagai boneka yang berhantu. Robert Eugene Otto yakni pemilik dari boneka yang bernama asli Robert the Haunted Doll ini mengabarkan bahwasanya dulunya boneka ini pernah dirasuki oleh roh jahat.

Boneka Robert doll
Boneka Robert
3. Boneka Katja
Boneka berhantu yang satu ini memiliki tampilan yang sangat menyeramkan. Katja sendiri merupakan sebuah boneka yang sudah lama diyakini berhantu oleh masyarakat Rusia.

Boneka Katja doll
Boneka Katja

4. Boneka Joilet
Boneka milik Anna G ini merupakan salah satu boneka yang memiliki tampilan menyeramkan. Boneka ini dikabarkan memiliki sebuah kutukan yang berakibat pada kematian seorang anak lelaki di generasi yang berbeda.

Boneka Joilet doll
Boneka Joilet

5. Boneka Annabelle
Boneka yang satu ini sangat populer dalam sebuah film horor yang berjudul The Conjuring. Meski bentuknya imut, namun sebenarnya boneka ini di dalamnya telah dirasuki oleh sosok aneh yang menyeramkan.

Boneka Annabelle doll
Boneka Annabelle
Lihat juga 5 Foto Hantu Paling Populer yang pernah Ditangkap Kamera!

Bayi Kembar Prematur Ini Saling Berpegangan Tangan Setelah Dilahirkan

Bayi kembar terlahir memiliki ikatan khusus antara satu sama lain. Di saat salah satu psikis merasakan sesuatu, biasanya secara ajaib saudara kembar juga mempunyai  intuisif yang sama. Baru-baru ini terlahir dua bayi kembar prematur yang terekam dalam sebuah kamera sedang menggerak-gerakan, memegang tangan saudara kembarnya satu sama lain.

Video mengharukan dan membahagiakan ini sedang banyak dibagi di media sosial, sepasang kembar yang baru lahir satu hari sedang terlihat terbuai dalam pelukan ayah mereka memegang tangan satu sama lain - hampir seolah-olah meyakinkan yang lain.

Dua Bayi Kembar Prematur Ini Saling Berpegangan Tangan Setelah Dilahirkan
Bayi Kembar Prematur Saling Berpegangan tangan
Dua bayi ini diberi nama Kristiana dan Kristian yang lahir prematur pada usia kehamilan 28 minggu. Bobot kedua bayi tersebut kurang dari 1kg masing-masing. Untuk menjaga kehangatan bayi maka digunakan alat Kangaroo Care, sebuah alat di mana bayi baru lahir yang meringkuk ke dada orang tuanya, untuk memastikan kontak kulit ke kulit, sehingga ada transfer panas tubuh, dan bayi bisa merasakan detak jantung orang tuanya.

Ibu bayi Kristiana dan Kristian, Anthea Jackson-Rushford, merekam video dari si kembar saat berada di dada ayah mereka yang sedang erat memegang tangan satu sama lain. "Mereka benar-benar memegang tangannya. Bagaimana mungkin? Itu hal yang luar biasa, " Ibu mereka kaget melihat hal luar biasa ini terjadi.



Video tersebut diupload di Facebook oleh Anthea Jackson-Rushford pada 13 Januari 2016 dan sampai sekarang ini telah ditonton lebih dari 9 juta views.
Lihat Video di facebook: Watch Video Here!
referensi

Monday, 18 January 2016

Tangan Robot Si Jenius Iron Man Nyata dari Bali

Keterbatasan melahirkan kemampuan baru yang luar biasa. Hal ini tercermin dari seorang tukang las bernama I Wayan Sumardana alias Tawan berusia 31 tahun. Dia berasal Banjar Tauman, Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali. Pak Tawan hidup bersama istrinya yang bernama Ni Nengah Sudartini dan tiga orang anak yang masih kecil-kecil. Mereka hidup dalam kesederhanaan. 

Sekitar enam bulan yang lalu, tangan Pak Tawan mengalami kelumpuhan total dan didiagnosa oleh dokter bahwa dia mengalami sakit stroke ringan . Keterbatasaan ini tidak menggoyahkan perjuangannya. Pak Tawan mampu membuat robot penggerak untuk tangan kirinya yang mengalami kelumpuhan. Pengalaman sewaktu belajar di STM Rekayasa Denpasar dan keahliannya dalam mengolah bahan-bahan elektronik bekas berbuah manis sehingga berhasil membuat karya yang bermanfaat untuk kelangsungan hidupnya. Ia mencari banyak  informasi di internet untuk bisa merancang alat atau sejenis robot yang bisa membantu menggerakkan tangan kirinya yang telah lumpuh total.

Robot Tangan (ilustrasi-algibrannayaka)

Beberapa komponen untuk membuat robot tangan ini berasal dari komponen shock sepeda motor, dan juga perangkat elektronik komputer yang sudah tidak terpakai. Setelah mencoba dan mencoba, akhirnya pada percobaan yang kelima karya ini dapat digunakan. Walaupun menurut Pak Tawan robot tangan buatannya belum begitu sempurna, akan tetapi karnanya tersebut sudah sangat membantu untuk dirinya dalam bekerja sehari-hari. Ia merasakan bahwa dengan robot tangan kirinya, ia mampu mengangkat beban menjadi lebih ringan daripada mengangkat beban menggunakan tangan kanannya yang normal. Namun, untuk bisa menggerakkan robot tangan miliknya, ia harus berkonsentrasi penuh dan fokus tinggi agar tangan mampu diperintahkan sesuai keinginan. 

Tak sia-sia perjuangan Pak Tawan dalam bekerja mencari nafkah untuk keluarganya. Dengan kemampuan robot tangannya ini, ia masih bisa bekerja mengelas berbagai besi untuk dirangkai menjadi perabotan rumah tangga yang dipesan orang-orang di sekitarnya. Oleh warga sekitar ia dijuluki manusia robot dan juga sebagai si jenius atas karyanya tersebut. 

Dalam situs Fan Page 9GAG di facebook dan pasa situs 9GAG (juga diposting gambar tentang kehidupan Pak Tawan. Di sana tertulis "This is Mr. Tawan, the real Iron Man from Bali, Indonesia. 

Fan Page 9GAG (facebook)
Dari komentar-komentar yang ada, banyak orang-orang dari luar Indonesia yang sangat tidak mempercayai hal ini bisa terjadi. Mereka tidak habis pikir, dari negara Indonesia ada orang yang berhasil menciptakan robot tangan kendali otak dengan barang-barang komponen bekas. Namun orang-orang yang berasal dari Bali dan pernah menemui kediaman pak Tawan mengatakan bahwa Itu nyata! dan memang benar-benar ada di Bali, Indonesia. 

Foto-foto Pak Tawan: 

Sosok Pak Tawan (pict:tempo)

Pak Tawan sedang bekerja mengelas besi (pict:tempo)

Pak Tawan sedang bekerja mengelas besi (pict:tempo)

Chip yang terpasang di kepala (pict:tempo)

Pak Tawan menggunakan robot tangan kirinya untuk menggerakkan benda (pict:tempo)

Kondisi bengkel kerjanya (pict:tempo)
Semoga ada perhatian lebih dari pemerintah tentang kejeniusan pak Tawan ini. Sehingga kehidupannya bisa lebih baik lagi dan menebarkan manfaat bagi banyak orang di seluruh Indonesia bahkan dunia. 
(referensi: balipost, tempo)

 
| Disclaimer | Privacy Policy | Site Maps | Contact | About Copyright © 2015 Gudang News Info